Sungai Penuh, Inbrita.com – Walikota Sungai Penuh, Alfin SH, membuat terobosan yang dinilai sederhana namun berdampak besar terhadap upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Kebijakan ini menekankan pentingnya mengurangi sampah plastik, yang selama ini menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh.
Terlihat dalam setiap undangan resmi yang dikeluarkan Pemerintah Kota, para peserta rapat dan kegiatan diimbau , bahkan diwajibkan, untuk membawa tumbler atau botol minuman sendiri dari rumah.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah nyata yang diterapkan secara konsisten demi mengurangi ketergantungan terhadap botol plastik sekali pakai.Sampah plastik, terutama dari botol air kemasan,salah faktor sumber pencemaran .
Tumpukan botol plastik kerap terlihat di tempat pembuangan sampah sementara (TPS), bahkan ikut menyumbat saluran drainase saat hujan turun.
“Saya sangat menganjurkan, untuk mengatasi masalah sampah di Kota Sungai Penuh, kita harus memulai dari diri sendiri,” ujar Walikota Alfin saat menghadiri peringatan Hari Kartini 2025.
Kebijakan tersebut disambut baik oleh masyarakat. Banyak yang menilai langkah ini sebagai awal perubahan pola pikir dan kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.
“Apa yang dilakukan Pak Walikota ini mungkin terlihat kecil, tapi bisa jadi awal perubahan,” kata Miko, warga Kecamatan Hamparan Rawang.
Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai penuh, volume sampah kota ini mencapai sekitar 50 ton per hari penyimbang terbesar dari sampaj plastik.
Masyarakat menyambut baik kebijakan Walikota ini deymembawa tumbler karena dinilai bisa menumbuhkan budaya baru yang positif dan dimulai langsung dari contoh pimpinan daerah.
Selain sebagai langkah pengurangan sampah, kebijakan ini juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat, seperti:
1.Mengurangi pengeluaran untuk membeli air kemasan
2.Menjaga asupan cairan tubuh selama beraktivitas
Menjamin kebersihan dan keamanan air minum
3.Mendukung gaya hidup sehat dan ramah lingkungan
Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Walikota Alfin SH membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari hal – hal kecil asalkan dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. ( Eni Syamsir)














