Sungai Penuh, iNBrita.com – Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh melaksanakan Survey Roadside Interview (RSI) pada 25–26 November 2025 untuk mengumpulkan data asal–tujuan kendaraan dan memetakan pola pergerakan masyarakat. Hasil survei ini menjadi dasar penyusunan rekayasa lalu lintas serta kebijakan transportasi kota.
Pada hari pertama, Dishub menempatkan tim di tiga pintu masuk dan keluar kota: Jalan Muradi, Sungai Penuh – Sumbar, dan Jalan Depati Parbo. Dishub juga melibatkan Taruna Taruni Calon Perwira Perhubungan Darat dari STTD Bekasi yang sedang menjalani PKL. Para taruna tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti NTB, Rengat, Musi Rawas, Bengkulu, Jambi, Sarolangun, Bungo, dan Kota Sungai Penuh.
Personel Satlantas Polres Kerinci mendukung pelaksanaan survei dengan mengatur arus kendaraan dan menghentikan mobil sampel untuk wawancara. Mereka juga menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas sehingga kegiatan survei berjalan tanpa menimbulkan kemacetan. Koordinasi Dishub dan kepolisian membuat proses berlangsung cepat dan tertib.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dafri, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa survei ini memberi gambaran nyata tentang mobilitas masyarakat.
“Data ini kami gunakan untuk merumuskan kebijakan transportasi yang lebih tepat. Kami memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu lalu lintas,” ujarnya.
Dishub menargetkan hasil survei RSI memperkuat perencanaan transportasi kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
(Eni)














