Jakarta, iNBrita.com – Allah SWT memuliakan bulan Rajab sebagai salah satu bulan istimewa dalam Islam. Sebagai bagian dari empat bulan haram, Rajab memiliki keutamaan khusus dan menyimpan banyak peristiwa bersejarah yang memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam.
Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam
Sejarah Islam mencatat berbagai peristiwa besar yang terjadi pada bulan Rajab. Peristiwa-peristiwa tersebut, mulai dari Isra Mi’raj hingga pembebasan Baitul Maqdis, menguatkan keimanan dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan umat Muslim.
Bulan Rajab sebagai Bulan Sarat Sejarah Islam
Peristiwa-Peristiwa Bersejarah di Bulan Rajab
Allah SWT memuliakan bulan Rajab dan menjadikannya penuh dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Berikut sepuluh peristiwa besar yang terjadi pada bulan Rajab, sebagaimana dikutip dari buku Memburu Syurga di Bulan Istimewa karya Miftah Fauzi.
Isra Mi’raj, Peristiwa Agung di Bulan Rajab
1. Peristiwa Isra Mi’raj
Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad SAW pada malam hari dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian mengangkat beliau ke langit ketujuh untuk menghadap-Nya. Peristiwa agung ini terjadi pada 27 Rajab pada masa kenabian Rasulullah SAW. Oleh karena itu, umat Islam memperingati Isra Mi’raj setiap tanggal 27 Rajab sebagai bentuk syukur dan pengingat kebesaran Allah SWT.
Perintah Salat Lima Waktu dalam Isra Mi’raj
2. Turunnya Perintah Salat Lima Waktu
Melalui peristiwa Isra Mi’raj, Allah SWT mewajibkan salat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW. Awalnya, Allah menetapkan kewajiban salat sebanyak 50 waktu. Namun, atas permohonan Rasulullah SAW, Allah meringankannya menjadi lima waktu, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya.
Perubahan Arah Kiblat pada Bulan Rajab
3. Perubahan Arah Kiblat
Setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis menuju Ka’bah di Makkah pada pertengahan bulan Rajab. Perubahan ini Allah tetapkan untuk menguji ketaatan dan keimanan umat Islam dalam menjalankan ibadah.
Pertempuran Utusan Rasulullah SAW di Bulan Rajab
4. Pertempuran Kecil Utusan Rasulullah SAW
Pada bulan Rajab, Abdullah bin Jahsy memimpin utusan Rasulullah SAW dan terlibat dalam pertempuran kecil melawan rombongan dagang Quraisy. Peristiwa ini menandai upaya umat Islam dalam menjaga dakwah dan keamanan di masa awal perkembangan Islam.
Penaklukan Damaskus oleh Pasukan Islam
5. Pembebasan Kota Damaskus dari Kekuasaan Romawi
Pada bulan Rajab tahun 14 Hijriah atau 635 Masehi, pasukan Muslim di bawah pimpinan Abu Ubaidah bin al-Jarrah dan Khalid bin al-Walid berhasil menaklukkan Damaskus dari tentara Romawi. Setahun kemudian, pada bulan Rajab tahun 15 Hijriah, Khalid bin al-Walid kembali memimpin pasukan Islam dan meraih kemenangan besar dalam Perang Yarmuk.
Pembebasan Baitul Maqdis oleh Shalahuddin Al-Ayyubi
6. Pembebasan Baitul Maqdis dari Tentara Salib
Pada 27 Rajab 583 Hijriah atau 2 Oktober 1187 Masehi, Shalahuddin al-Ayyubi memimpin pasukan Muslim dan berhasil membebaskan Baitul Maqdis dari kekuasaan tentara Salib selama 88 tahun. Setelah pembebasan tersebut, umat Islam kembali mengumandangkan azan dan melaksanakan salat Jumat di Masjid al-Aqsa.
Kelahiran Ali bin Abi Thalib di Bulan Rajab
7. Kelahiran Ali bin Abi Thalib RA
Ali bin Abi Thalib RA lahir pada 13 Rajab di wilayah Hijaz, Jazirah Arab. Ia merupakan sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW setelah menikahi Fatimah Az-Zahra. Kelak, Ali bin Abi Thalib menjabat sebagai khalifah keempat dalam masa Khulafaur Rasyidin.
Perang Tabuk dan Kemenangan Kaum Muslimin
8. Kemenangan Kaum Muslimin dalam Perang Tabuk
Pada bulan Rajab tahun 9 Hijriah, kaum Muslimin berangkat dari Madinah menuju wilayah Syam untuk menghadapi Perang Tabuk. Jumlah pasukan Islam yang mencapai sekitar 30.000 orang membuat bangsa Romawi gentar. Dengan izin Allah SWT, kaum Muslimin berhasil meraih kemenangan tanpa pertempuran besar.
Kehamilan Sayyidah Aminah di Bulan Rajab
9. Sayyidah Aminah Mengandung Nabi Muhammad SAW
Pada bulan Rajab, Sayyidah Aminah binti Wahab mulai mengandung Nabi Muhammad SAW. Setelah menjalani masa kehamilan selama sembilan bulan, beliau melahirkan Rasulullah SAW pada bulan Rabi’ul Awwal. Kelahiran beliau membawa rahmat bagi seluruh alam semesta.
Hijrah Pertama Umat Islam ke Habasyah
10. Hijrah Pertama ke Habasyah
Pada bulan Rajab, umat Islam melakukan hijrah pertama ke Habasyah pada tahun kelima kenabian. Rasulullah SAW mengarahkan hijrah ini untuk melindungi para sahabat dari penindasan kaum Quraisy di Makkah.
Hikmah Hijrah ke Habasyah bagi Umat Islam
Penindasan yang terus dilakukan kaum kafir Quraisy mendorong umat Islam mencari perlindungan. Hijrah ke Habasyah mengejutkan kaum Quraisy karena mereka khawatir dakwah Islam akan semakin menyebar. Meski kaum Quraisy menawarkan harta dan kekuasaan kepada Rasulullah SAW agar menghentikan dakwah, beliau tetap menolak dengan tegas.
Hijrah ke Habasyah menunjukkan keteguhan iman, keberanian, dan kesabaran para sahabat dalam mempertahankan akidah Islam meskipun menghadapi tekanan dan penderitaan.
(VVR*)









