Warga Resah, Harimau Sumatera Berkeliaran di Perkebunan Desa Air Betung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INBRITA.COM, KERINCI – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) membenarkan adanya seekor harimau Sumatera yang berkeliaran di lahan perkebunan warga. Temuan ini berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan adanya jejak kaki harimau, yang berlokasi di Desa Air Betung, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Warga berharap harimau tersebut segera ditangkap dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman agar tidak menjadi ancaman keselamatan mereka.

Sudah sebulan terakhir, warga Desa Air Betung dan tiga desa tetangga lainnya resah lantaran seekor harimau Sumatera berkeliaran di lahan perkebunan milik warga. Bahkan, raja hutan tersebut berpindah-pindah tempat, menyebabkan aktivitas perkebunan warga menjadi sepi karena mereka takut untuk pergi bekerja ke kebun.

Delpi Wandri, Sekretaris Desa (Sekdes) Air Betung juga menyampaikan rasa kekhawatiran masyarakat.Demi mencegah adanya korban ,pemerintah desa setempat bertindak cepat dengan menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi agar segera mengambil tindakan.

“Warga kami sangat resah atas keberadaan seekor harimau yang berkeliaran di lahan perkebunan. Selaku pemerintah desa, kami telah menyurati secara resmi pihak terkait dan berharap harimau segera ditangkap serta dipindahkan ke tempat yang lebih aman agar warga bisa kembali beraktivitas di kebun,” ujar Delpi Wandri, Sekretaris Desa (Sekdes) Air Betung.(23/1)

Kepala Balai Besar TNKS Resort Kerinci Utara, Eko Supriyatno, yang memimpin langsung penelusuran ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa timnya telah menemukan jejak harimau Sumatera di lahan perkebunan milik warga di Sungai Betung.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan, harimau tersebut kemungkinan tersesat mengikuti satwa mangsanya sehingga berkeliaran di lahan perkebunan warga,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Balai Besar TNKS telah menerima dua laporan dari masyarakat terkait aktivitas harimau yang berkeliaran di lahan perkebunan milik warga Kerinci.

Eko Supriyatno juga menyampaikan bahwa pihak Balai Besar TNKS bersama masyarakat akan terus memantau perkembangan harimau tersebut.

Untuk diketahui, Desa Air Betung berbatasan langsung dengan tiga desa lainnya yang juga terdampak, yaitu Desa Sungai Betung Hilir, Desa Sungai Betung Mudik, dan Desa Baru Sungai Betung Mudik. Keempat desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Gunung Kerinci.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar keberadaan harimau ini tidak menimbulkan korban jiwa serta tidak mengganggu aktivitas perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama mereka (*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap
BMKG Jambi Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir
Tambang Emas Ilegal Ditindak, Warga Geruduk Polres Merangin
Banpres Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rinciannya
Jalan Sungai Penuh–Tapan Bisa Dilewati Sistem Buka Tutup
Longsor Kembali Putuskan Akses Jalan Sungai Penuh–Tapan
BPJS Kesehatan Catat Kepesertaan JKN Jambi 95,28 Persen
Resmob Polda Sumbar Ungkap Bandar Togel Online di Padang
Berita ini 749 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:00 WIB

BMKG Jambi Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Tambang Emas Ilegal Ditindak, Warga Geruduk Polres Merangin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Banpres Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rinciannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Jalan Sungai Penuh–Tapan Bisa Dilewati Sistem Buka Tutup

Berita Terbaru

 Ilustrasi perdagangan saham dan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:00 WIB

Rupiah menguat ke Rp18.123 per dolar AS setelah investor merespons sinyal dovish The Fed.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar

Jumat, 30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah 1% di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga AS.

Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Investor Waspadai Kebijakan The Fed

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:00 WIB