Menelusuri Gua Anti Jomblo di Pulau Kunti

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Goa Anti Jomlo di Pulau Kunti Geopark Ciletuh (Syahdan Alamsyah/detikJabar)

Goa Anti Jomlo di Pulau Kunti Geopark Ciletuh (Syahdan Alamsyah/detikJabar)

Sukabumi, iNBrita.com — Perahu kayu melaju pelan di antara ombak sore yang terus datang. Angin laut meniup wajah dan membawa aroma asin. Di kejauhan, tampak lubang hitam besar di dinding batu. Warga sekitar menamainya Gua Anti Jomblo.

Saman, pemandu wisata lokal, berdiri di haluan sambil menunjuk ke arah tebing.
“Itu Gua Purba Pulau Kunti,” katanya, Minggu (5/10). “Gua ini berusia sekitar 60 juta tahun. Ombak laut membentuknya dengan menghantam batu karang terus-menerus. Sekarang panjangnya 15 meter dan tingginya 9 meter.”

Ia menatap ke arah tebing dan tersenyum kecil.
“Orang bilang, siapa pun yang masuk ke gua ini bisa cepat dapat jodoh,” ujarnya sambil tertawa. “Tapi itu cuma mitos.”

Walaupun hanya mitos, banyak orang tetap datang ke sana. Mereka berdoa atau sekadar berfoto di depan gua.
“Biasanya pengunjung tidak berdoa kepada guanya, tapi kepada Tuhan,” kata Saman. “Kalau mereka percaya, ya dijalankan saja dengan caranya masing-masing.”

Baca Juga :  Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia

Sementara itu, matahari sore menyinari dinding batu dan membuat gua tampak berwarna keemasan. Suasana itu menambah daya tarik Pulau Kunti bagi wisatawan yang datang.

Piat Supriatna, petugas Balawista dan Geopark Ranger, menjelaskan asal-usul gua tersebut.
“Secara ilmiah, Gua Pulau Kunti terbentuk karena abrasi laut selama jutaan tahun,” katanya. “Dulu, gua ini bagian dari dasar laut yang terangkat ke permukaan. Ombak besar yang terus menghantam batu akhirnya membentuk rongga besar.”

Selain itu, suara ombak yang menghantam tebing sering terdengar seperti tawa perempuan. Karena itulah warga menamai tempat ini Pulau Kunti.

Piat menambahkan bahwa kepercayaan soal jodoh masih bertahan sampai sekarang.
“Banyak orang percaya, siapa pun yang masuk ke gua ini akan cepat punya pasangan,” katanya. “Sekarang memang sudah zaman modern, tapi keyakinan seperti itu belum hilang.”

Baca Juga :  Prediksi Mekar Sakura Jepang 2026: Waktu Terbaik

Ia juga mengatakan, dulu banyak orang meninggalkan sesajen di sekitar gua. “Sekarang tidak sebanyak dulu, tapi kadang masih ada yang membawa dupa atau bunga,” ujarnya.

Gua Pulau Kunti kini menjadi tempat wisata yang memadukan alam dan budaya. Selain bentuknya yang unik, gua ini menyimpan cerita tentang kepercayaan masyarakat.

Wisatawan datang untuk menikmati pemandangan, sekaligus merasakan suasana yang berbeda dari tempat lain.
Pada akhirnya, Gua Pulau Kunti tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan kisah tentang harapan dan cinta yang tetap hidup di hati banyak orang.

(Es)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menyerahkan SK pengangkatan PNS Formasi 2024 secara simbolis

SUNGAI PENUH

195 PNS Formasi 2024 Terima SK dari Wali Kota

Senin, 31 Agu 2026 - 14:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi melantik 579 pejabat fungsional ASN, Senin (31/8/2026). Foto Kerinci Satu.

KERINCI

Pelantikan 579 ASN Perkuat Birokrasi Kabupaten Kerinci

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyerahkan penghargaan kepada penerima prestasi di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (31/8/2026).

KERINCI

Wako Alfin Bangga, Sungai Penuh Panen Prestasi Nasional

Senin, 31 Agu 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Bunga Deposito BUMN Agustus 2026, BRI Paling Tinggi

Senin, 31 Agu 2026 - 11:00 WIB