Lidah Buaya, Tanaman Hias Cantik Penuh Manfaat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman lidah buaya tumbuh subur di pot kecil, cocok untuk mempercantik ruangan rumah.

Tanaman lidah buaya tumbuh subur di pot kecil, cocok untuk mempercantik ruangan rumah.

Jakarta, iNBrita.com – Lidah buaya semakin populer sebagai tanaman hias di rumah. Tanaman ini tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Lidah buaya mampu menciptakan suasana rumah yang segar dan menenangkan. Karena mudah dirawat, tanaman ini cocok untuk siapa pun, termasuk bagi pemula yang baru mulai menanam.

Menurut Good Housekeeping, gel lidah buaya mengandung banyak khasiat. Gel ini bisa menyembuhkan kulit yang terbakar sinar matahari dan melembapkan kulit kering. Banyak orang juga menggunakan gel lidah buaya untuk mengatasi jerawat dan bekas luka kecil.

Profesor botani sekaligus CEO NYC Plant Help, Christopher Satch, menjelaskan bahwa lidah buaya sudah digunakan sejak zaman Mesir kuno.

“Lidah buaya mudah dirawat dan bermanfaat besar bagi kulit. Gel alaminya mampu menyembuhkan dan melembapkan kulit kering,” ujar Satch.

Selain menyehatkan, lidah buaya juga mempercantik ruangan. Tanaman ini cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, hingga meja kerja.

Pemilik Glam Gardener NYC, Aly Stoffo, menyarankan penggunaan tanah berdrainase baik agar akar tidak busuk. Ia menganjurkan mencampur pasir dan tanah pot dengan perbandingan yang sama atau menggunakan campuran khusus sukulen.

Lidah buaya tumbuh subur di tempat yang terang. Letakkan tanaman ini di area yang mendapat sinar matahari, tetapi hindari paparan langsung pada awalnya. Pindahkan secara bertahap dari tempat teduh ke tempat terang agar tanaman beradaptasi.

Lidah buaya dapat bertahan tanpa air selama beberapa hari. Christopher Satch menyarankan penyiraman dua minggu sekali atau setelah tanah benar-benar kering.

“Biarkan lidah buaya kering di antara waktu penyiraman, tetapi saat Anda menyiram, pastikan air meresap sampai ke akar,” katanya.

(Es)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB