Destinasi Wisata Sejarah Terbaik di Kota Malang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Candi Singosari yang berdiri sejak abad ke-13 menjadi ikon sejarah Kerajaan Singhasari di Malang.

Candi Singosari yang berdiri sejak abad ke-13 menjadi ikon sejarah Kerajaan Singhasari di Malang.

Jakarta, iNBrita.com – Malang menawarkan banyak pilihan wisata sejarah yang menarik. Traveler bisa menjelajahi sisa-sisa kerajaan kuno dan bangunan peninggalan kolonial Belanda. Di kawasan heritage, wisatawan dapat berjalan kaki sambil mengamati arsitektur khas Belanda, gereja tua, dan gedung pemerintahan yang kini difungsikan sebagai objek wisata edukatif.

Tak jauh dari pusat kota, terdapat museum-museum sejarah yang menyimpan artefak penting, seperti Museum Malang Tempo Doeloe. Tempat-tempat tersebut memberi wawasan lengkap tentang sejarah Malang, mulai dari masa kerajaan, era kolonial, hingga perjuangan kemerdekaan.

Berikut daftar destinasi wisata sejarah di Malang:

1. Candi Singosari

Ken Arok mendirikan Candi Singosari pada tahun 1200-an. Penelitian dari Jurnal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LP2M UM) menunjukkan bahwa Kerajaan Singosari pernah berjaya dan sangat kuat pada masanya. Setelah lebih dari 70 tahun berkuasa, kerajaan tersebut runtuh, tetapi banyak situs peninggalannya masih bertahan hingga kini.

Traveler dapat mengunjungi Candi Singosari di Jalan Kertanegara No. 148, Candirenggo, Singosari, Malang. Harga tiket masuk hanya Rp 5.000 per orang. Kompleks candi menyediakan fasilitas lengkap. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi perlu membayar biaya parkir sekitar Rp 5.000–Rp 10.000.

2. Candi Badut

Candi Badut merupakan peninggalan Kerajaan Hindu abad ke-8 yang terletak di Tidar. Berdasarkan situs Kemendikbud, candi ini berdiri sekitar tahun 760 Masehi, sehingga menjadi candi tertua di Jawa Timur.

Lokasinya berada sekitar 5 km dari Stasiun Kota Malang, tepatnya di Jalan Raya Candi V No. 5D, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang. Traveler bisa masuk secara gratis, hanya perlu membayar parkir yang biasanya dikelola warga sekitar.

3. Museum Brawijaya

Brigjen TNI (Purn) Soerachman mendirikan Museum Brawijaya pada tahun 1962. Museum ini berlokasi di Jalan Ijen No. 25A, Gading Kasri, Kota Malang.

Traveler dapat masuk dengan tiket Rp 10.000 per orang. Jam operasionalnya:

  • Senin–Jumat: 08.00–15.00 WIB

  • Sabtu–Minggu: 08.00–13.00 WIB

4. Museum Musik Indonesia (MMI)

Museum Musik Indonesia merupakan museum musik satu-satunya di Indonesia. Meski Bekraf baru meresmikannya pada 19 November 2016, sejarah MMI berawal dari Komunitas Pecinta Musik Katjoetangan pada 1970-an.

Museum ini beralamat di Jalan Nusakambangan No.19, Kasin, Klojen, Kota Malang. Traveler dapat berkunjung Selasa–Minggu pukul 10.00–17.00 WIB dengan tiket masuk Rp 10.000.

5. Museum Mpu Purwa

Museum Mpu Purwa menyimpan koleksi peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha, seperti Kanjuruhan, Singhasari, Majapahit, Kediri, dan Mataram Kuno. Koleksinya mencakup berbagai arca dan prasasti penting.

Museum ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No.210 Blok B, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang. Jam buka:

  • Selasa–Minggu: 08.30–15.00 WIB

  • Jumat: 08.30–14.00 WIB

  • Senin: Tutup

Pengunjung hanya perlu memindai barcode di meja depan untuk masuk secara gratis.

6. Kayutangan Heritage

Kayutangan Heritage merupakan kawasan bersejarah masa kolonial yang hingga kini masih terawat. Banyak rumah tua, makam kuno, pasar lama, dan terowongan peninggalan Belanda yang dapat traveler jelajahi.

Menurut Jadesta, kawasan ini menyimpan potensi wisata sejarah besar karena bangunan-bangunannya masih mempertahankan bentuk aslinya. Traveler dapat masuk melalui Simpang Kayutangan, Jenderal Basuki Rahmat No.32, Kauman, Klojen, Kota Malang.

7. Balai Kota Malang

Balai Kota Malang menjadi salah satu bangunan ikonik yang menggambarkan perjalanan kota dari era kolonial hingga sekarang. Pemerintah Hindia Belanda membangun gedung ini pada tahun 1927 dan meresmikannya pada November 1929.

Sebelum berdiri, pusat pemerintahan berada di Kayutangan. Karena tidak lagi memadai, pemerintah kolonial memindahkannya ke Jalan Tugu. Ide pendiriannya berasal dari J. P. Coen, yang juga merancang Alun-Alun Bunder.

Arsitek Belanda H.F. Horn mendesain bangunan bergaya Indische Empire, sementara interiornya ditangani C. Citroen dari Surabaya. Biaya pembangunannya mencapai 287.000 gulden. Gedung dua lantai ini memiliki 13 ruangan dan menggunakan sistem pendingin alami dari aliran sungai di sekitar lokasi. Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini berfungsi sebagai pusat administrasi pemerintah Kota Malang.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita Menangis di Gunung Prau, Orang Tua Tuai Kecaman
Misteri Tombak Pusaka Kerinci, Jejak Rajo Cayo Terungkap
Paket Wisata Malaysia 2027: Harga, Hotel, dan Tiket
Bencana Banjir Agam, 30 Wisatawan Berhasil Diselamatkan
Bunga Tabebuya Bermekaran, Destinasi Wisata Gratis di Jakarta
Banjir Bangkok Parah, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Biaya Wisata Venesia Naik, Tiket Harian Capai Rp1 Juta
Bromo Kembali Dibuka, Cek Tiket dan Aturan Wisata Terbaru
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Balita Menangis di Gunung Prau, Orang Tua Tuai Kecaman

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Misteri Tombak Pusaka Kerinci, Jejak Rajo Cayo Terungkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Paket Wisata Malaysia 2027: Harga, Hotel, dan Tiket

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bencana Banjir Agam, 30 Wisatawan Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bunga Tabebuya Bermekaran, Destinasi Wisata Gratis di Jakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: Pemandangan Pelabuhan Victoria yang diselimuti kabut laut di Hong Kong, Cina, 2 Maret 2025. (REUTERS/Tyrone Siu)

Uncategorized

Investor Global Serbu China, Dana Miliaran Dolar Mengalir Deras

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:00 WIB

Honda Jazz GE8 bekas masih diminati dengan harga Rp 95 juta hingga Rp 145 juta per Oktober 2026.

Teknologi

Harga Honda Jazz GE8 Bekas Oktober 2026 Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:00 WIB

Fitch Ratings memperingatkan potensi dampak reklasifikasi MSCI terhadap rupiah, cadangan devisa, dan risiko kredit Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Fitch Peringatkan Risiko Pasar Saham Indonesia Akibat MSCI

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:00 WIB

Polytron FOX 350, motor listrik untuk mobilitas harian dengan pilihan sewa baterai dan beli putus.

Teknologi

Harga Polytron FOX 350 Terbaru 2026 dan Spesifikasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:00 WIB