Pakar UGM Tegaskan Deforestasi Penyebab Banjir Sumatra

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kerusakan akibat banjir bandang di Karo, Sumatra Utara. Ahli UGM menilai bencana ini terkait kerusakan hutan hulu. Foto: AP/Binsar Bakkara

Foto kerusakan akibat banjir bandang di Karo, Sumatra Utara. Ahli UGM menilai bencana ini terkait kerusakan hutan hulu. Foto: AP/Binsar Bakkara

Jakarta, iNBrita.com  – Sejumlah pakar pakar UGM  menilai lingkungan menilai banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November 2025 merupakan dampak serius dari kerusakan hutan berda di kawasan hulu. Selain dipicu tinggi  curah hujan ekstrem, bencana tersebut disebut menjadi semakin parah akibat deforestasi yang berlangsung dalam jangka panjang.

Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Universitas Gadjah Mada (UGM), pakar UGM Dr. Hatma Suryatmojo, mengatakan banjir bandang itu bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari meningkatnya bencana hidrometeorologi selama dua dekade terakhir. Ia menyebut BMKG mencatat curah hujan lebih dari 300 mm per hari saat terjadi  puncak kejadian di sejumlah wilayah Sumatra Utara.

Baca Juga :  KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Menurut Hatma, hutan yang rusak membuat kawasan hulu kehilangan kemampuan untuk menahan dan menyerap air hujan. Padahal, dalam kondisi utuh, hutan berfungsi sebagai penyangga hidrologi melalui proses intersepsi, infiltrasi, dan evapotranspirasi yang dapat menekan limpasan permukaan.

“Hilangnya tutupan hutan mengakibatkan air hujan tidak lagi terserap optimal karena tanah kehilangan porositas. Limpasan meningkat tajam dan langsung mengalir ke hilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerusakan ekosistem juga memicu  meningkatkan potensi longsor saat hujan ekstrem. Material longsor yang menutup aliran sungai dapat membentuk bendungan alami yang rentan jebol dan memicu banjir bandang. Sedimentasi akibat erosi turut memicu  mempersempit alur sungai dan meningkatkan risiko luapan.

Deforestasi tercatat masif di sejumlah provinsi. Di Aceh, lebih dari 700 ribu hektare hutan hilang dalam kurun 1990–2020. Di Sumatra Utara, tutupan hutan tersisa sekitar 29 persen, termasuk kawasan penting seperti ekosistem Batang Toru yang kini tertekan oleh pembukaan lahan dan aktivitas pertambangan. Sementara itu, Sumatra Barat kehilangan sekitar 740 ribu hektare tutupan pohon sepanjang 2001–2024, dengan laju deforestasi yang terus meningkat.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi Hari Ini

“Bencana banjir bandang November 2025 merupakan akumulasi kerusakan hutan di hulu DAS. Cuaca ekstrem hanya menjadi pemicu. Daya rusaknya berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan yang sudah kritis,” kata Hatma.

Ia menegaskan perlunya pemulihan hutan dan tata kelola DAS secara menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Berita Terbaru

Pemkot Sungai Penuh gaungkan peran ayah dalam pendidikan. ( Foto Diskominfosta)

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Dukung Gerakan Ayah Peduli Anak

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:00 WIB

Ilustrasi MBG Sekolah (Pexels/Katerina Holmes)

Nasional

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Jumat, 19 Jun 2026 - 05:00 WIB

Pengunjung berdoa di Gua Hira(DOK. MCH 2026)

Khasanah

Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW

Jumat, 19 Jun 2026 - 04:00 WIB

Citroen e-C3X Foto: Doc. Citroen India

Teknologi

Citroen e-C3X Meluncur, Mobil Listrik Eropa Rp 130 Jutaan.

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi AI/ChatGPT.

Game

Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 Gratis

Jumat, 19 Jun 2026 - 02:00 WIB