BNN Tangkap Dewi Astutik, Buronan Narkoba Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Buron kasus sabu Rp 5 T Dewi Astutik tiba di RI (Dok.istimewa)

Foto: Buron kasus sabu Rp 5 T Dewi Astutik tiba di RI (Dok.istimewa)

Penangkapan Buronan oleh BNN Narkoba Dewi Astutik

Jakarta, iNBrita.com – BNN, Interpol, dan BAIS bekerja sama menangkap Dewi Astutik alias PA (43). Ia merupakan buronan kasus penyelundupan sabu senilai Rp 5 triliun. Dewi sempat bekerja sebagai TKW di beberapa negara Asia. Ia juga tinggal di Dusun Sumber Agung pada 2009 setelah menikah dengan warga setempat.

Informasi Awal dan Gerak Cepat BNN

BNN menerima informasi terkait posisi Dewi pada 17 November 2025. Informasi itu cukup meyakinkan sehingga tim langsung berangkat ke Phnom Penh pada 30 November. KBRI Phnom Penh membantu koordinasi diplomatik dengan otoritas Kamboja. Selain itu, Athan RI Kolonel Inf Agung B Asmara terus menjalin komunikasi dengan aparat setempat untuk memastikan kelancaran operasi.

Baca Juga :  MU Tundukkan Aston Villa, Bruno Fernandes Bersinar

Penangkapan di Sihanoukville

Pada 1 Desember pukul 13.39 waktu setempat, polisi Kamboja dan tim BNN menemukan Dewi di sebuah hotel di Sihanoukville. Mereka segera menyergapnya di area depan hotel. Identitas Dewi sesuai dengan Red Notice, sehingga tim langsung membawanya ke Phnom Penh untuk pemrosesan administratif. Dewi tidak melawan, sehingga seluruh proses berlangsung cepat.

Peran Dewi dalam Jaringan Narkoba

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, menyampaikan bahwa Dewi memegang peran utama dalam penyelundupan 2 ton sabu bernilai Rp 5 triliun. Ia menyatakan bahwa operasi ini berpotensi menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman narkoba. Temuan ini juga menunjukkan kuatnya pengaruh jaringan internasional terhadap peredaran narkotika di Indonesia.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 4 Maret 2026 Hadiah Menarik

Hubungan Dewi dengan Jaringan Internasional

BNN menemukan fakta bahwa Dewi juga menjadi buronan Korea Selatan. Ia merekrut anggota untuk jaringan narkotika Asia–Afrika. Selain itu, analisis menunjukkan dua WNI mendominasi jaringan Golden Triangle, yaitu Fredy Pratama dan Dewi Astutik yang dikenal sebagai Kak Jinda atau Dinda.

Akhir Pelarian

Selama pelariannya, Dewi terus berpindah negara untuk menghindari aparat. Namun informasi terbaru mengenai posisinya membuka peluang operasi gabungan. Dengan kerja sama erat antara Indonesia dan Kamboja, BNN akhirnya menghentikan pelarian Dewi dan membawa kasus ini ke proses hukum berikutnya.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Berita Terbaru

Hero Patria, SE, Ketua DPC Gerindra Kota Sungai Penuh, menyampaikan dukungan terhadap penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN), di Sungai Penuh, Rabu (3/6/2026).

SUNGAI PENUH

DPC Gerindra Sungai Penuh Dukung Penguatan Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh mengapresiasi raihan Opini WTP ke-14 pada acara penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Jambi.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Apresiasi Kota Sungai Penuh Raih WTP Ke-14

Rabu, 3 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini tercatat stagnan setelah sebelumnya mengalami penurunan.(Foto: Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Tinggi

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:00 WIB

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Nasional

KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:00 WIB

Prabowo copot Dadan Hindayana, Nanik Deyang ditunjuk pimpin BGN baru. ( Foto Dok Polri)

Nasional

Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari Jabatan BGN

Rabu, 3 Jun 2026 - 07:00 WIB