BPOM Ungkap Ribuan Penjualan Obat Kuasi Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi obat. BPOM menemukan ribuan produk obat kuasi ilegal yang sudah terlanjur laris di marketplace sepanjang Januari?Juni 2025.(Pixabay)

Ilustrasi obat. BPOM menemukan ribuan produk obat kuasi ilegal yang sudah terlanjur laris di marketplace sepanjang Januari?Juni 2025.(Pixabay)

Jakarta, iNBrita.com  – BPOM ungkap tersebut   ribuan akun dan tautan yang menjual obat kuasi ilegal selama patroli siber Januari hingga Juni 2025. Petugas BPOM juga  menelusuri setiap tautan yang terdeteksi dalam pengawasan dan segera mengidentifikasi gel pereda nyeri, koyo, serta krim wasir yang beredar tanpa izin edar. Penjual produk tersebut  tetap memasarkan barang berisiko karena mereka tidak melewati proses evaluasi keamanan dan mutu.

BPOM  menindaklanjuti temuan itu dengan memeriksa satu per satu pola aktivitas para penjual. Tim memetakan jaringan penjualan, menemukan toko yang berulang kali menawarkan produk ilegal, dan mengumpulkan bukti transaksi untuk memperkuat laporan. Setelah mendokumentasikan seluruh tautan, BPOM ungkap dan melaporkannya kepada Kementerian Komunikasi dan Digital agar platform marketplace segera menurunkan konten dan menutup akun yang melanggar.

BPOM menegaskan bahwa produsen obat kuasi wajib menjalani uji keamanan dan penilaian mutu sebelum produk memasuki pasar. Produk yang mengandung bahan aktif lokal tetap menimbulkan risiko bila proses produksinya tidak mengikuti standar yang benar. BPOM juga menyebut bahwa sebagian besar toko yang menjual produk ilegal tersebut beroperasi dari Jakarta Barat, sehingga menunjukkan adanya pola distribusi terpusat yang terorganisir.

Dalam hasil pengawasan, BPOM merilis lima produk ilegal yang paling banyak beredar. APDMP Lumbar Spine Cooling Gel mendominasi dengan 1.176 tautan dan 319.337 unit terjual. Bao Fu Ling muncul di 674 tautan dengan total 1.755 unit terjual. Dictamni Huatuo Hemorrhoids Cream tampak pada 559 tautan dan mencapai 35.574 unit penjualan. Shou Shien Tie hanya muncul di 93 tautan tetapi mencatat 47.941 unit terjual. Koyo Rematik SML muncul dalam 81 tautan dan terjual 431 unit sepanjang periode pengawasan.

BPOM mengimbau masyarakat untuk memeriksa izin edar sebelum membeli produk kesehatan di marketplace. BPOM juga mengajak masyarakat melaporkan peredaran produk ilegal melalui aplikasi BPOM Mobile agar penindakan dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran.

membantu melindungi konsumen dan memastikan produk kesehatan yang beredar aman digunakan setiap hari.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Foto : Inbrita

Nasional

BSU 2026, Subsidi Upah, Kemnaker, Pekerja, Rp900 Ribu

Senin, 2 Nov 2026 - 07:00 WIB

Wako Alfin menghadiri pembukaan MTQH ke-55 Provinsi Jambi 2026 ( Foto Prokopim)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dukung Kafilah Tampil Maksimal di MTQH ke-55 Jambi

Senin, 2 Nov 2026 - 06:00 WIB

Lee Jae Wook sebagai Hyuk Jun dalam serial horor Netflix, Dead-End Job. (Foto: Instagram @netflixkr)

Entertainment

Lee Jae Wook Bintangi Serial Horor Terbaru Netflix Dead-End Job

Senin, 2 Nov 2026 - 04:00 WIB

Jesica Yap Harumkan Indonesia di Musik Dunia. (Foto: Joanne Leung Photography)

Entertainment

Jesica Yap Harumkan Indonesia Prestasi Musik Internasional

Senin, 2 Nov 2026 - 03:00 WIB