BMKG Prediksi Bibit Siklon 93S Jadi Siklon

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Citra satelit menunjukkan bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat yang diprediksi BMKG berkembang menjadi siklon tropis.

Citra satelit menunjukkan bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat yang diprediksi BMKG berkembang menjadi siklon tropis.

Jakarta, iNBrita.com – BMKG memprediksi bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat akan berkembang menjadi siklon tropis pada malam ini. BMKG menilai peluang bibit siklon 93S berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan berada pada kategori tinggi.

Posisi dan Kondisi Terkini Bibit Siklon

BMKG menyampaikan peringatan tersebut dalam dokumen Analisis Bibit Siklon Tropis tertanggal 21 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Bibit siklon 93S mulai terbentuk sejak 11 Desember 2025 di wilayah Bali–Nusa Tenggara Barat. Saat ini, sistem berada di sekitar 12,2° Lintang Selatan dan 105,0° Bujur Timur di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat, serta masuk dalam Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta.

BMKG mencatat kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot atau sekitar 65 km/jam dengan tekanan minimum 999 hPa. Pengamatan citra satelit selama 12 jam terakhir menunjukkan aktivitas awan yang sempat melemah pada malam hari, lalu kembali menguat pada pagi hari. Penguatan ini terlihat dari meluasnya awan tebal (dense overcast) dan awan konvektif dalam.

Baca Juga :  WaliKota Alfin Perkuat Sinergi Bersama RRI Sungai Penuh

Perkembangan Intensitas Siklon

BMKG menyebutkan intensitas bibit siklon 93S sempat menurun, namun kini kembali meningkat secara bertahap. Peningkatan ini ditandai dengan organisasi awan konvektif yang semakin jelas dan kecepatan angin yang bertambah.

Dalam 24 jam ke depan, BMKG memprakirakan intensitas sistem terus meningkat. Kecepatan angin diprediksi mencapai 45 knot atau sekitar 83 km/jam, dan sistem berpotensi menjadi siklon tropis kategori 1 pada Minggu malam, 21 Desember 2025. Siklon diperkirakan bergerak ke arah barat menjauhi wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Mobil Bekas Favorit Akhir Tahun Versi OLXMobbi 2025

Dalam 48–72 jam ke depan, BMKG memperkirakan kecepatan angin meningkat hingga 60 knot atau sekitar 110 km/jam. Sistem diprediksi bertahan sebagai siklon tropis kategori 2.

Dampak Cuaca dan Gelombang Laut

BMKG menyatakan bibit siklon 93S dapat memicu dampak tidak langsung berupa cuaca ekstrem hingga 22 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Dampaknya meliputi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan selatan Indonesia.

Sebagai catatan, BMKG mengingatkan hujan ekstrem akibat siklon tropis sebelumnya pernah memicu bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Menanam Bunga Bakung dan Narcissus Agar Subur
Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026 Klaim Diamond
Pagar Baru dari KMH, Sekolah Lebih Aman Nyaman
Sekda Alpian Hadiri Penutupan Program BioCF ISFL Jambi
Indonesia Mulai Kemarau Mei 2026, Ini Wilayah Terdampak
Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli
Monadi Apresiasi Asesmen Komdigi Percepat Transformasi Digital
Bupati Kerinci Revitalisasi Wisata Air Panas Sungai Medang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Bakung dan Narcissus Agar Subur

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026 Klaim Diamond

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pagar Baru dari KMH, Sekolah Lebih Aman Nyaman

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Sekda Alpian Hadiri Penutupan Program BioCF ISFL Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Indonesia Mulai Kemarau Mei 2026, Ini Wilayah Terdampak

Berita Terbaru

Teheran, Iran. Kesepakatan damai dengan AS membuka peluang masuknya investasi swasta Rp5.000 triliun untuk rekonstruksi pascaperang. (Foto: Reuters)

Internasional

Fantastis, Iran Dapat Dana Rekonstruksi Rp5.000 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:00 WIB

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin melepas ribuan peserta Pawai Obor 1 Muharam 1448 H di Sungai Penuh. ( Foto Pemkot)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qurani Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:00 WIB