Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

Jakarata, iNBrita.com  – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menggelar audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI di Jakarta, Senin (20/7).

Audiensi ini bertujuan mempercepat pengukuhan tata batas kawasan hutan di Kota Sungai Penuh. Selain itu, kedua pihak membahas sinkronisasi data dan penyelesaian persoalan batas kawasan hutan dengan rencana tata ruang daerah.

Minta Peninjauan Batas TNKS

Dalam pertemuan tersebut, Alfin menjelaskan bahwa terbitnya SK Nomor 6613 mengubah luasan wilayah Kota Sungai Penuh, terutama yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Perubahan itu menghambat pengembangan pariwisata Bukit Khayangan, proses perizinan, pembangunan infrastruktur, dan investasi daerah.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menegaskan, pemerintah perlu meninjau kembali batas kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang mencakup destinasi wisata Bukit Khayangan. Menurutnya, keberadaan batas kawasan tersebut masih menjadi kendala dalam pengembangan Bukit Khayangan sebagai objek wisata unggulan Kota Sungai Penuh yang telah dikenal sebagai salah satu dataran tinggi populer di Indonesia.

Infrastruktur dan PAD Terhambat

Alfin mengatakan ketidakpastian status dan batas kawasan hutan membuat pembangunan infrastruktur wisata, termasuk akses jalan menuju Bukit Khayangan, terhambat. Kondisi itu juga mengganggu pengelolaan kawasan wisata serta mengurangi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Sebelumnya, Pemkot Sungai Penuh telah beraudiensi dengan Kementerian Kehutanan pada 12 Januari 2026. Menindaklanjuti arahan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Pemkot membentuk panitia penetapan tata batas untuk mempercepat proses pengukuhan kawasan hutan.

Harapkan Dukungan Pemerintah Pusat

Melalui audiensi ini, Pemkot Sungai Penuh berharap pemerintah pusat segera mempercepat penyelesaian tata batas kawasan hutan. Pemerintah mengharapkan kepastian hukum tersebut dapat mendorong pembangunan daerah, meningkatkan investasi, serta mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan infrastruktur.

Audiensi turut dihadiri BAPPERIDA, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Sungai Penuh.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla
Alpian Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas
Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca
Wako Alfin Gandeng Kementerian ATR/BPN Susun RDTR
Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh
Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting
SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:00 WIB

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 11:00 WIB

Alpian Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WIB

Wako Alfin Gandeng Kementerian ATR/BPN Susun RDTR

Selasa, 1 September 2026 - 14:00 WIB

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Berita Terbaru

Karhutla, Alfin, Sungai Penuh, Azhar, Kesiapsiagaan

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam dan emas Pegadaian turun pada perdagangan Senin, 7 September 2026.(Foto : M RISYAL HIDAYAT/kompas.com)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam Pegadaian

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menunjukkan pergerakan abu hingga wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, dan Samudra Hindia.(Foto : Website BMKG)

Nasional

Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 17:00 WIB

Sekda Kota Sungai Penuh Alpian saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (7/9/2026).

SUNGAI PENUH

Alpian Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas

Senin, 7 Sep 2026 - 11:00 WIB

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Harga Motorola Edge 70 Plus dan Spesifikasi Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 22:00 WIB