Polres Kerinci Ungkap Puluhan Kasus Narkoba 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Narkoba Polres Kerinci, IPTU Yandra Kusuma, saat diwawancara

Kasat Narkoba Polres Kerinci, IPTU Yandra Kusuma, saat diwawancara

Kerinci, iNBrita.com — Polres Kerinci melalui Satuan Reserse Narkoba mengungkap 71 kasus peredaran gelap narkotika sepanjang Januari hingga Desember 2025. Pengungkapan tersebut berlangsung di seluruh wilayah hukum Polres Kerinci. Dalam operasi itu, petugas menangkap 108 orang tersangka yang terlibat kejahatan narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Kerinci IPTU Yandra Kusuma menyampaikan bahwa jajarannya secara intensif melakukan penyelidikan dan penindakan. Petugas menyasar jaringan pengedar dan pengguna narkoba yang beroperasi di wilayah Kerinci. Dari hasil penindakan, polisi menyita 231,11 gram sabu-sabu, 8 butir ekstasi, 18 batang ganja, serta 5.082 lembar daun ganja. Petugas kemudian memusnahkan sebagian barang bukti sesuai ketentuan hukum.

IPTU Yandra menegaskan bahwa Polres Kerinci terus memperkuat komitmen pemberantasan narkoba. Langkah tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Ia juga menyatakan bahwa penegakan hukum ini mendukung misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam upaya memberantas narkoba sampai ke akar permasalahannya.

Satresnarkoba Polres Kerinci terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan. Upaya ini bertujuan menekan laju peredaran narkoba dan mencegah munculnya jaringan baru. IPTU Yandra menjelaskan bahwa jumlah tersangka narkoba pada 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, Polres Kerinci mengungkap 71 kasus dengan 101 tersangka. Pada 2025, jumlah tersangka naik menjadi 108 orang.

Selain itu, Satresnarkoba Polres Kerinci juga membongkar kasus Tindak Pidana Pencucian Uang yang terkait kejahatan narkotika. Dalam perkara tersebut, polisi menyita aset senilai Rp13,7 miliar. Penyitaan ini bertujuan memutus aliran dana dan melemahkan jaringan pelaku.

Dari hasil pengungkapan tersebut, Polres Kerinci memperkirakan lebih dari 10 ribu jiwa terhindar dari bahaya narkotika. IPTU Yandra mengajak masyarakat untuk aktif melapor. Ia menilai peran masyarakat sangat penting dalam mencegah peredaran narkoba di Kerinci.

(eni)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Yulian Efi Apresiasi Cahyo, Penggerak Internet Desa
Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap
BMKG Jambi Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir
Tambang Emas Ilegal Ditindak, Warga Geruduk Polres Merangin
Banpres Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rinciannya
Jalan Sungai Penuh–Tapan Bisa Dilewati Sistem Buka Tutup
Longsor Kembali Putuskan Akses Jalan Sungai Penuh–Tapan
BPJS Kesehatan Catat Kepesertaan JKN Jambi 95,28 Persen
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Wakil Bupati Yulian Efi Apresiasi Cahyo, Penggerak Internet Desa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:00 WIB

BMKG Jambi Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Tambang Emas Ilegal Ditindak, Warga Geruduk Polres Merangin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Banpres Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

Persaingan Meta dan Google semakin ketat seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan.(Foto: Google. (REUTERS/Carlos Jasso/File Photo)

Teknologi

Meta Ungguli Google dalam Persaingan Bisnis Iklan AI

Senin, 2 Nov 2026 - 19:00 WIB

Kondisi lokasi kejadian di Homestay , Kerinci.

KERINCI

WNA Australia Meninggal di Homestay Kayu Aro Kerinci

Senin, 2 Nov 2026 - 18:00 WIB

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham HSC dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026.

Ekonomi

BEI Resmi Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG

Senin, 2 Nov 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi emas perhiasan dengan daftar harga terbaru di Raja Emas dan Laku Emas.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas Hari Ini

Senin, 2 Nov 2026 - 16:00 WIB

IHSG terkoreksi 1% pada awal perdagangan Senin. (Foto : BAY ISMOYO/AFP)

Ekonomi

IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin

Senin, 2 Nov 2026 - 15:00 WIB