Letusan Gunung Marapi Terjadi Lagi, Kolom Abu Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi di Sumbar meletus(Foto: PGA Marapi)

Gunung Marapi di Sumbar meletus(Foto: PGA Marapi)

Padang, iNBrita.com — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali aktif pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 10.51 WIB. Gunung ini memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 300 meter dari puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah utara dan timur laut. Petugas Pos Pengamat , Teguh Purnomo, mencatat letusan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum tujuh milimeter. Letusan berlangsung selama dua menit 25 detik.

Aktivitas Gunung Marapi  Awal Januari

Gunung Marapi sudah menunjukkan tanda-tanda erupsi sejak awal Januari 2026. Pada 8 dan 13 Januari, gunung ini meletus tanpa kolom abu terlihat. Sedangkan pada 14 Januari, kolom abu mencapai ketinggian 1,6 kilometer. Aktivitas berulang iniGunung Marapi membuat warga tetap waspada.

Imbauan untuk Warga

Saat ini,  berada pada Level II atau waspada. Petugas meminta warga menjauhi radius tiga kilometer dari kawah  Mereka juga mengingatkan warga di sekitar lembah dan aliran sungai berhulu di puncak gunung untuk waspada terhadap lahar, terutama saat hujan. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk mencegah gangguan kesehatan.

Sejarah Bencana Gunung Marapi

Gunung Marapi pernah menimbulkan bencana besar. Pada 3 Desember 2023, letusan menewaskan 23 pendaki. Pada Mei 2024, lahar menewaskan 60 warga di Kabupaten Tanah Datar, Agam, dan Padang Pariaman. Sejak itu, aktivitas gunung terus dipantau secara ketat oleh petugas.

Waspada Terhadap Aktivitas Selanjutnya

Letusan  terbaru menunjukkan kekuatan  tetap tinggi. Warga diminta selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Kesadaran dan kewaspadaan menjadi kunci mengurangi risiko bencana. Setiap perubahan aktivitas gunung bisa terjadi dengan cepat, sehingga persiapan menjadi penting.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri
Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator
Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:00 WIB

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Berita Terbaru

Mitsubishi Triton facelift diprediksi membawa sejumlah sentuhan desain dan teknologi dari Pajero terbaru.(Foto : carscoops)

Teknologi

Mitsubishi Triton Facelift Bawa Teknologi Pajero Terbaru

Senin, 7 Sep 2026 - 21:00 WIB

Changan Nevo Q06, SUV listrik terbaru dengan teknologi fast charging 800V.(Foto : carnewschina)

Teknologi

Changan Nevo Q06 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp340 Juta

Senin, 7 Sep 2026 - 20:00 WIB

Harga emas Antam dan emas Pegadaian turun pada perdagangan Senin, 7 September 2026.(Foto : M RISYAL HIDAYAT/kompas.com)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam Pegadaian

Senin, 7 Sep 2026 - 19:00 WIB

Karhutla, Alfin, Sungai Penuh, Azhar, Kesiapsiagaan

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menunjukkan pergerakan abu hingga wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, dan Samudra Hindia.(Foto : Website BMKG)

Nasional

Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 17:00 WIB