Purbaya Copot Kepala Kanwil Pajak Terkait OTT

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya/Foto: Anisa Indraini/detikcom

Menkeu Purbaya/Foto: Anisa Indraini/detikcom

Jakarta , iNBrita.com – Menteri Keuangan mengganti Kepala Kantor Wilayah Pajak Jakarta Utara setelah OTT pegawai.  Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengganti Wansepta Nirwanda sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tiga pegawai di bawahnya dalam operasi tangkap tangan (OTT). Purbaya menunjuk Untung Supardi untuk menjabat Kakanwil yang baru.

Purbaya menjelaskan, meskipun Wansepta tidak terlibat langsung, ia tetap bertanggung jawab atas kejadian di wilayah kerjanya. “Kami merumahkan sementara Wansepta dan akan menempatkannya di jabatan yang sesuai. Ini soal tanggung jawab pimpinan,” kata Purbaya di KPP Madya Jakarta Utara, Gambir, Kamis (22/1/2026).

KPK menangkap DWB (Kepala KPP Madya Jakarta Utara), AGS (Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi), dan ASB (Tim Penilai). Menanggapi kasus ini, Purbaya melantik pejabat baru: Gorga Parlaungan sebagai Kepala KPP Madya, Hadi Suprayitno sebagai Kepala Seksi Pengawasan III, dan Andika Arisandi sebagai Pejabat Fungsional Penilai Pajak Ahli Muda.

Purbaya menekankan agar setiap pimpinan memantau kerja bawahannya secara ketat. “Jangan sampai terlibat, tapi juga jangan sampai dibohongi. Atasan harus mengawasi bawahan dengan serius,” tegasnya.

Ia menambahkan, satu tindakan menyimpang bisa merusak kepercayaan publik dan kerja ribuan pegawai. Oleh karena itu, Purbaya akan memberikan sanksi tegas, mulai dari mutasi ke lokasi terpencil hingga pemberhentian sesuai tingkat pelanggaran. “Kami bertindak tegas karena negara tidak boleh kalah oleh penyimpangan,” pungkasnya.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB