Iran Ancam AS Lewat Mural di Teheran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mural di Alun-alun Enghelab, Teheran, menampilkan pesawat rusak di dek kapal induk sebagai peringatan Iran kepada Amerika Serikat.

Mural di Alun-alun Enghelab, Teheran, menampilkan pesawat rusak di dek kapal induk sebagai peringatan Iran kepada Amerika Serikat.

Teheran, iNBrita,com Iran  menyampaikan ancaman balasan kepada Amerika Serikat (AS) melalui sebuah mural baru yang pemerintah resmikan di alun-alun pusat Teheran pada Minggu (25/1) waktu setempat.
Melalui mural tersebut, Iran secara terbuka memperingatkan AS agar tidak melancarkan serangan militer baru terhadap negaranya.

Mural itu menampilkan sejumlah pesawat tempur rusak di dek sebuah kapal induk. Di bagian bawahnya, tertulis slogan: “Jika ingin menebar angin, Anda akan menuai badai.” Associated Press dan Al Arabiya melaporkan informasi ini pada Senin (26/1/2026).

Muncul Saat Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah

Pemerintah Iran meresmikan mural di Alun-alun Enghelab bersamaan dengan pergerakan kapal induk AS USS Abraham Lincoln dan beberapa kapal perang lainnya menuju kawasan Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump menyebut pemindahan armada tersebut sebagai langkah antisipasi. Ia mengatakan militer AS bergerak “hanya untuk berjaga-jaga” jika dirinya memutuskan mengambil tindakan militer.
“Kami memiliki armada besar yang bergerak ke arah sana, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya,” ujar Trump pada Kamis (22/1).

Baca Juga :  Puluhan Siswa Diculik Kelompok Bersenjata di Nigeria

Alun-alun Enghelab Jadi Simbol Pesan Politik Iran

Pemerintah Iran kerap menggunakan Alun-alun Enghelab sebagai lokasi acara massa resmi. Otoritas setempat juga secara rutin mengganti mural di kawasan tersebut untuk menyesuaikan dengan agenda nasional dan pesan politik tertentu.

Garda Revolusi Klaim Pasukan Siap Tempur

Pada Sabtu (24/1), Komandan Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa pasukannya berada dalam kondisi paling siap dibandingkan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa personel militer Iran kini “siap bertempur dengan jari di pelatuk.”

Penindakan Demonstran Picu Lonjakan Ketegangan

Hubungan AS dan Iran memburuk tajam setelah aparat Iran menindak keras demonstran antipemerintah di sejumlah kota pada awal Januari. Penindakan tersebut menewaskan ribuan orang dan menyebabkan puluhan ribu lainnya ditahan.

Trump mengancam akan mengambil tindakan militer jika Iran terus membunuh demonstran damai atau melakukan eksekusi mati secara massal terhadap para tahanan.

Baca Juga :  Ronaldo Jual Mansion Mewah, Rencana Pensiun Gagal

Klaim Trump soal Eksekusi Dibantah Teheran

Dalam beberapa hari terakhir, Iran tidak mencatat unjuk rasa lanjutan. Trump mengklaim bahwa Teheran membatalkan rencana eksekusi mati terhadap sekitar 800 demonstran. Namun, jaksa Iran membantah klaim itu dan menyebutnya “sepenuhnya salah.”

AS Tetap Buka Opsi Serangan Militer

Meski situasi relatif mereda, Trump menegaskan bahwa dirinya tetap membuka opsi militer. Ia mengatakan bahwa serangan apa pun terhadap Iran akan membuat pengeboman fasilitas nuklir Iran oleh AS pada Juni tahun lalu “terlihat seperti hal kecil.”

Selain mengerahkan kapal induk, AS juga mengirim sejumlah jet tempur F-15E Strike Eagle ke kawasan Timur Tengah. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pengerahan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan militer serta menjaga keamanan dan stabilitas regional.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB