7 Menu Buka Puasa Manis Sehat Praktis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspirasi 7 menu buka puasa manis sehat yang praktis dan cocok untuk Ramadan minggu pertama.

Inspirasi 7 menu buka puasa manis sehat yang praktis dan cocok untuk Ramadan minggu pertama.

iNBrita.com — Bingung memilih buka puasa yang manis tapi tetap sehat? Banyak orang ingin takjil yang enak, tapi takut kebanyakan gula. Ada juga yang memilih menu sehat, tapi khawatir rasanya kurang nikmat dan keluarga jadi kurang semangat makan.

Menjelang adzan magrib, kita sering ragu. Mau minum teh manis, takut kebanyakan. Mau gorengan, besok badan terasa berat. Akhirnya kita memilih menu yang itu-itu saja. Padahal, kita bisa tetap menikmati rasa manis tanpa membuat tubuh lemas keesokan harinya.

Kenapa Buka Puasa Manis Sering Terasa “Serba Salah”?

Tubuh memang membutuhkan energi cepat setelah seharian berpuasa. Rasa manis membantu mengembalikan energi dan memperbaiki mood. Namun, gula sederhana yang berlebihan bisa menaikkan gula darah terlalu cepat. Setelah itu, gula darah turun drastis dan membuat kita ingin makan manis lagi.

Selain itu, waktu memasak sering terasa sempit. Kita ingin menu buka puasa sederhana yang cepat jadi. Karena alasan praktis, kita memilih makanan instan atau terlalu manis. Padahal, kita bisa mengatur rasa manis dengan cara yang lebih sehat tanpa membuat proses memasak jadi ribet.

Prinsip Memilih Menu Manis yang Tetap Sehat

Kita tidak perlu menghilangkan rasa manis. Kita hanya perlu mengatur sumber dan porsinya.

Gunakan manis alami dari buah, labu, atau ubi. Padukan dengan serat dan protein agar energi bertahan lebih lama. Tambahkan aroma seperti pandan atau kayu manis untuk memperkuat rasa tanpa menambah gula.

Sedikit garam juga bisa menonjolkan rasa manis alami. Dengan cara ini, kita tetap menikmati takjil favorit tanpa rasa bersalah.

7 Menu Buka Puasa Manis dan Sehat

1. Kolak Labu Kuning Santan Light

Kolak tetap jadi favorit keluarga. Labu kuning sudah memiliki rasa manis alami, jadi Anda tidak perlu banyak gula.

Masak air dengan pandan dan sedikit garam terlebih dahulu. Masukkan labu saat kuah sudah harum. Masak hingga empuk, lalu tambahkan santan di akhir. Panaskan tanpa mendidih agar santan tidak pecah.

2. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau memberi rasa hangat dan kenyang lebih stabil. Kandungan serat dan protein nabati membantu tubuh menjaga energi.

Rendam kacang hijau sebelum memasak agar cepat empuk. Masak dengan api stabil sampai lunak. Tambahkan gula setelah kacang hampir matang agar takaran manis lebih terkontrol.

3. Setup Pisang Kayu Manis

Pisang matang memberi rasa manis alami yang lembut. Anda hanya perlu menambahkan sedikit kayu manis untuk aroma.

Gunakan pisang yang matang sempurna. Masak dengan api kecil agar tidak hancur. Tambahkan kurma atau kismis secukupnya jika ingin rasa lebih kaya.

4. Salad Buah Yogurt Tanpa Sirup

Salad buah menyegarkan tubuh setelah puasa seharian. Pilih buah yang manis alami seperti pepaya, mangga, atau anggur.

Gunakan yogurt tanpa tambahan sirup. Campurkan buah menjelang waktu berbuka agar tetap segar. Tambahkan chia seed atau kacang sangrai jika ingin lebih mengenyangkan.

5. Chia Pudding Mangga

Siapkan chia pudding sejak pagi agar sore hari tinggal disajikan.

Campur chia seed dengan susu, aduk rata, lalu diamkan 10 menit. Aduk kembali agar tidak menggumpal. Simpan di kulkas sampai mengental. Tambahkan mangga matang sebagai pemanis alami.

6. Es Timun Serut Jeruk Nipis

Minuman ini terasa segar dan ringan. Serut timun, tambahkan air dingin dan sedikit pemanis. Peras jeruk nipis menjelang disajikan agar tidak pahit.

Minuman ini cocok jika Anda sudah menyajikan takjil yang cukup mengenyangkan.

7. Bola-Bola Ubi Kukus

Ubi memiliki rasa manis alami dan serat yang tinggi. Kukus ubi agar teksturnya tidak terlalu berair. Haluskan saat masih hangat.

Tambahkan sedikit tepung tapioka atau maizena hingga adonan bisa dibentuk. Tambahkan vanila atau kayu manis untuk aroma. Sajikan dengan kelapa kukus tanpa gula atau taburan wijen sangrai.

Dengan memilih bahan yang tepat dan mengatur porsi gula, Anda tetap bisa menikmati buka puasa yang manis tanpa merasa bersalah. Ramadan minggu pertama pun terasa lebih ringan dan penuh semangat.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional
Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven
Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan
Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026
Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda
Peluang Usaha Kopi dengan Inspirasi Tradisi Dunia
5 Dessert Indonesia Terbaik 2026, Ada Pisang Goreng
7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Peluang Bisnis Kuliner Nasi Goreng Premium Rasa Internasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Tips Membuat Sambal Enak dengan Tiga Teknik Berbeda

Berita Terbaru

Jesica Yap Harumkan Indonesia di Musik Dunia. (Foto: Joanne Leung Photography)

Entertainment

Jesica Yap Harumkan Indonesia Prestasi Musik Internasional

Senin, 2 Nov 2026 - 03:00 WIB

Dokter Gia(Instagram dokter Gia)

Entertainment

Delapan Tahun Menanti, Gia Pratama Umumkan Kehamilan Istri

Senin, 2 Nov 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game Block Pop yang menawarkan hadiah saldo DANA melalui permainan puzzle dan pengumpulan diamond serta tiket. ( Foto inbrita)

Teknologi

Block Pop Game Penghasil Uang 2026, Benarkah Membayar?

Senin, 2 Nov 2026 - 01:00 WIB

Pawai MTQ ke-55 Jambi dan 150 Tenant UMKM. Foto: Kominfo Jambi

Uncategorized

MTQ Jambi 2026 Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis UMKM

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:00 WIB