Home / Internasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:00 WIB

Iran Peringatkan Eskalasi, AS Kerahkan Kekuatan Timur Tengah

Kazem Gharibabadi berbicara dalam Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa sambil menegaskan peringatan eskalasi setelah ancaman militer dari Donald Trump. Pembicaraan diplomatik terus berlangsung dengan mediasi Oman.

Kazem Gharibabadi berbicara dalam Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa sambil menegaskan peringatan eskalasi setelah ancaman militer dari Donald Trump. Pembicaraan diplomatik terus berlangsung dengan mediasi Oman.

Jenewa, iNBrita.comWakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, memperingatkan dunia bahwa Iran akan menghadapi eskalasi besar jika pihak mana pun menyerangnya. Peringatan itu muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, meningkatkan ancaman militer terhadap Teheran, sehingga ketegangan antara kedua negara kembali meningkat.

AS Mengerahkan Kekuatan Militer

AS mengerahkan kekuatan udara dan laut dalam jumlah besar ke Timur Tengah. Trump juga mengancam akan menyerang Iran jika kesepakatan, khususnya terkait program nuklir, tidak tercapai. Langkah ini memperkuat tekanan Washington terhadap Teheran.

Negara-Negara Diminta Mencegah Eskalasi

Dalam Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa, Gharibabadi meminta negara-negara pencinta damai mengambil langkah konkret untuk mencegah eskalasi. Ia menegaskan bahwa pihak mana pun yang memulai atau mendukung agresi akan menanggung seluruh konsekuensinya. Oleh karena itu, komunitas internasional harus bertindak agar situasi tidak memburuk.

Diplomasi dan Perundingan Berlanjut

Iran dan AS melanjutkan pembicaraan tidak langsung dengan mediasi Oman di Jenewa. Kedua pihak membahas program nuklir Iran, dan Washington memastikan perundingan akan berlanjut pada 26 Februari. Oman kembali memfasilitasi pertemuan tersebut.

Gharibabadi menegaskan Iran memilih diplomasi sebagai cara paling efektif untuk meredakan ketegangan. Ia menyatakan bahwa dialog terbaru membuka peluang membangun kepercayaan jika semua pihak saling menghormati dan mematuhi hukum internasional.

Ancaman dan Kesiapan Membela Diri

AS dan Israel terus meningkatkan ancaman militer setelah penindakan keras terhadap demonstrasi antipemerintah di Iran menewaskan ribuan orang. Namun, Gharibabadi menegaskan Iran siap membela kedaulatan dan rakyatnya jika diperlukan. Trump juga mengakui bahwa ia mempertimbangkan serangan terbatas apabila Iran gagal mencapai kesepakatan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Iran akan menganggap setiap serangan sebagai tindakan agresi. Ia memastikan Iran akan merespons secara tegas sebagai bagian dari hak membela diri.

(Tim*)

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Neymar mengenakan jersey Paris Saint-Germain setelah transfer termahal dari Barcelona

Internasional

Daftar Transfer Pemain Sepakbola Termahal Sepanjang Sejarah
Batangan emas Antam 24 karat sebagai ilustrasi harga emas.

Internasional

Emas Antam Hari Ini Masih Terus Naik!
Emas batangan 21 kilogram untuk perbaikan pipa air di Osaka

Internasional

Osaka Terima Sumbangan Emas Perbaiki Pipa Air
Sistem pertahanan udara mencegat rudal balistik di langit Timur Tengah pada malam hari.

Internasional

Warga Dilarang Sebar Video Serangan Rudal
r Taliban Zabihullah Mujahid berbicara di konferensi pers Kandahar.

Internasional

Taliban Tegaskan Dialog Jadi Solusi Konflik Perbatasan Pakistan
Renee Nicole Good, penyair peraih penghargaan sastra di Amerika Serikat

Internasional

Siapa Renee Good, Perempuan Tewas Ditembak Imigrasi AS
Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti merayakan gelar juara Thailand Masters 2026

Internasional

Tiwi/Fadia Raih Gelar Juara Thailand Masters 2026
Warga mengantre membawa bunga untuk menghormati korban kebakaran.

Internasional

Ribuan Pelayat Hormati Korban Tragedi Wang Fuk Court