Jakarta, iNBrita.com — Para peneliti akhirnya mengungkap misteri panjang tentang Prototaxites taiti, organisme purba yang hidup sekitar 400 juta tahun lalu. Selama lebih dari satu abad, para ilmuwan menduga makhluk ini sebagai jamur raksasa atau tumbuhan awal. Namun penelitian terbaru membuktikan dugaan tersebut tidak tepat.
Tim ilmuwan menemukan bahwa Prototaxites bukan jamur, tumbuhan, maupun hewan. Organisme ini berasal dari cabang evolusi eukariotik tersendiri yang kini telah punah. Dengan kata lain, Prototaxites tidak memiliki keturunan modern yang masih bertahan hingga sekarang.
Paleobiolog Corentin Loron memimpin penelitian ini dan menyimpulkan bahwa Prototaxites pernah mendominasi daratan Bumi jauh sebelum pohon pertama muncul. Melalui analisis terbaru terhadap fosil, para peneliti akhirnya menyelesaikan perdebatan ilmiah yang berlangsung lebih dari 160 tahun.
Prototaxites tumbuh hingga sekitar 8 meter dengan diameter lebih dari 1 meter, ukuran yang setara dengan bangunan dua lantai saat ini. Pada masa itu, sebagian besar vegetasi darat hanya tumbuh beberapa sentimeter atau inci. Di tengah lanskap yang rendah dan terbuka, Prototaxites menjulang tinggi seperti pilar raksasa.
Tim dari University of Edinburgh menganalisis fosil yang berasal dari situs Rhynie di Skotlandia dengan kondisi pelestarian yang sangat baik. Mereka melakukan pemeriksaan mikroskopis dan analisis kimia untuk mengidentifikasi struktur internalnya. Hasil penelitian menunjukkan jaringan dan pola unik yang tidak cocok dengan klasifikasi organisme modern mana pun.
Melalui temuan ini, para ilmuwan memperluas pemahaman tentang keanekaragaman kehidupan awal di daratan Bumi serta perkembangan ekosistem sebelum munculnya pohon dan hutan modern.
(vvr)














