Mengapa Tubuh Manusia Menguap Saat Lelah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lifestyle, emotions and advertisement concept. Tired asian female employee wants sleep, feeling exhausted after long nish, yawning, covering opened mouth with hand, wake-up early.

Lifestyle, emotions and advertisement concept. Tired asian female employee wants sleep, feeling exhausted after long nish, yawning, covering opened mouth with hand, wake-up early.

Jakarta, iNBrita.com  – Tubuh manusia memunculkan respons menguap ketika seseorang merasa mengantuk, lelah, atau bosan. Namun demikian, ilmuwan menjelaskan bahwa menguap tidak hanya menandakan kantuk, tetapi juga melibatkan proses biologis yang lebih kompleks.

Selama ini, banyak orang mengira tubuh manusia  menguap karena kekurangan oksigen. Akibatnya, orang akan menarik napas dalam saat menguap untuk meningkatkan kadar oksigen dan menurunkan karbon dioksida, terutama ketika mereka berada dalam kondisi lelah atau di ruangan yang kurang sirkulasi udara. Akan tetapi, berbagai penelitian membantah anggapan tersebut karena tubuh tidak menggunakan menguap sebagai cara utama untuk mengatur oksigen.

Di sisi lain, para peneliti menjelaskan bahwa menguap berkaitan dengan pengaturan suhu tubuh, terutama suhu otak. Pasalnya, otak membutuhkan suhu yang stabil agar dapat bekerja secara optimal. Ketika suhu otak meningkat akibat kelelahan atau aktivitas mental yang tinggi, tubuh secara otomatis memicu refleks menguap untuk membantu proses pendinginan.

Selain itu, profesor psikologi Andrew Gallup pada tahun 2007 melakukan penelitian yang memperkuat teori ini. Ia menemukan bahwa saat seseorang menguap, orang tersebut membuka mulut lebar dan meningkatkan aliran darah ke area kepala. Pada saat yang sama, udara yang masuk dengan cepat menurunkan suhu darah di sekitar otak.

Menariknya, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa lingkungan memengaruhi frekuensi menguap. Ketika seseorang berada di lingkungan yang lebih hangat, mereka lebih sering menguap, terutama setelah melihat orang lain menguap. Sebaliknya, lingkungan yang lebih sejuk atau penggunaan kompres dingin di kepala dapat menurunkan frekuensi menguap secara signifikan.

Dengan demikian, berbagai temuan tersebut memperkuat kesimpulan bahwa tubuh menggunakan menguap sebagai mekanisme alami untuk menjaga kestabilan suhu otak. Selain itu, tubuh meningkatkan respons ini ketika mengalami kelelahan fisik maupun mental

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam
7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif
Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah
Cara Aman Gunakan Wi-Fi Hotel Tanpa Risiko
Lima Kepala SMPN Sungai Penuh Diganti, Ini Namanya
Beasiswa BeZakat 2026 Diperpanjang, Cek Syaratnya Sekarang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:00 WIB

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:00 WIB

8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif

Selasa, 29 September 2026 - 23:00 WIB

Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB