Jakarta, iNBrita.com — Setelah lama tenggelam akibat dominasi layar sentuh, ponsel dengan keyboard fisik kembali menarik perhatian pengguna. Kini, sejumlah perusahaan teknologi menghadirkan lagi pengalaman mengetik menggunakan tombol nyata melalui perangkat modern dengan fitur kekinian.
Pada 2007, Apple mengubah arah industri ponsel dunia lewat peluncuran iPhone. Setelah itu, banyak produsen meninggalkan keyboard fisik dan beralih ke desain layar penuh. Bahkan, BlackBerry yang identik dengan tombol QWERTY menghentikan produksi perangkat keras pada 2016 sebelum akhirnya menutup layanan perangkat lunaknya beberapa tahun kemudian.
Meski begitu, sebagian pengguna tetap merindukan sensasi mengetik menggunakan tombol fisik karena mereka merasa lebih nyaman dan lebih presisi dibanding layar sentuh.
Pengguna Muda Mulai Melirik
Menariknya, pengguna muda kini ikut melirik perangkat tersebut. Chief Marketing Officer Clicks Technology, Jeff Gadway, mengungkapkan hampir setengah konsumennya belum pernah memakai ponsel keyboard fisik sebelumnya.
Selain itu, banyak pengguna muda memandang perangkat tersebut sebagai cara baru untuk memakai smartphone secara lebih fokus tanpa terlalu bergantung pada aplikasi hiburan. Dengan cara itu, mereka dapat menggunakan ponsel lebih terarah.
Membantu Kurangi Waktu Bermain Ponsel
Di sisi lain, sebagian pengguna memanfaatkan keyboard fisik untuk mengurangi waktu bermain ponsel. Kreator konten gadget retro, Chonnie Alfonso, mengaku penggunaan ponsel bertombol fisik membuatnya lebih sadar terhadap kebiasaan bermain media sosial.
Akibatnya, pengguna tidak nyaman melakukan doomscrolling atau menggulir media sosial tanpa henti di perangkat keyboard fisik. Karena itu, mereka lebih mudah mengontrol waktu penggunaan ponsel setiap hari.
Fitur Lama Kembali Digunakan
Tidak hanya menghadirkan pengalaman mengetik berbeda, sejumlah produsen juga mengembalikan fitur lama yang mulai hilang dari smartphone modern. Misalnya, mereka kembali menghadirkan jack audio 3,5 mm, slot memori eksternal, hingga penutup belakang yang bisa diganti. Sementara itu, keyboard fisik juga membantu pengguna dengan kebutuhan khusus.
Persaingan Pasar Semakin Ramai
Kini, pasar smartphone keyboard fisik semakin ramai. Selain Unihertz dan Clicks Technology, sejumlah perusahaan lain seperti Zinwa Technologies serta iKKO ikut merilis perangkat serupa.
Bahkan, pasar memberikan respons positif terhadap produk tersebut. Kampanye pendanaan ponsel Titan terbaru milik Unihertz berhasil menarik ribuan pendukung dan mengumpulkan jutaan dolar Amerika sebelum masa kampanye berakhir.
Meski demikian, produsen tetap menghadapi tantangan besar. Peningkatan permintaan komponen untuk teknologi AI global membuat harga memori dan perangkat keras ikut naik. Pada akhirnya, kondisi itu berpotensi menaikkan harga jual smartphone keyboard fisik di masa depan.
(eny)









