Jumlah Bank Indonesia Anjlok Dalam Tiga Dekade

Perbanas mencatat konsolidasi besar pasca krisis 1998 membuat jumlah bank nasional turun dari 240 menjadi hanya 105 pada 2026.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Foto: Freepik/macrovector

Ilustrasi/Foto: Freepik/macrovector

Jakarta , iNBrita.com – Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mencatat bahwa jumlah bank di Indonesia turun tajam sejak krisis 1998. Hingga saat ini, industri perbankan telah mengkonsolidasikan sekitar 135 bank sejak periode tersebut.

Wakil Ketua Perbanas, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa pada 1994–1995, Indonesia memiliki sekitar 240 bank umum. Namun, jumlah tersebut terus menurun hingga 2026 dan hanya tersisa sekitar 105 bank umum.

“Jika kita melihat secara historis sejak 94–95 atau sekitar 30 tahun lalu hingga sekarang, industri perbankan telah melakukan banyak konsolidasi. Jumlah bank berkurang dari 240 menjadi 105,” ujar Nixon dalam RDPU P2SK bersama Komisi XI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Ia menilai bahwa mekanisme pasar mendorong konsolidasi perbankan tersebut sebagai hal yang wajar. Namun demikian, krisis ekonomi 1998 mempercepat proses konsolidasi secara signifikan di sektor perbankan nasional.

“Sejak krisis 98, industri perbankan memang paling banyak melakukan konsolidasi,” jelasnya.

Selain itu, Nixon menyampaikan bahwa proses konsolidasi masih terus berlangsung hingga sekarang. Saat ini, industri perbankan masih memiliki 57 bank dalam kategori KBMI 1 dengan modal inti sekitar Rp3–5 triliun.

Ia juga menegaskan bahwa industri perbankan nasional masih terkonsentrasi, karena sekitar 12 hingga 20 bank besar menguasai sebagian besar aset perbankan di Indonesia.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit

Berita Terbaru

Ilustrasi kode redeem FF 22 Oktober 2026 untuk pemain Free Fire yang ingin mencoba klaim hadiah gratis melalui situs resmi Garena.(AI INBRITA)

Game

Kode Redeem FF 22 Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Kamis, 22 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi aplikasi nonton drama penghasil saldo DANA 2026. ( Foto inbrita)

Uncategorized

Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026, Begini Cara Kerjanya

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Baca artikel detiknews,

Nasional

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:00 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Dok Kemnaker)

Nasional

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:00 WIB