Jakarta, iNBrita.com — Chery akan mulai memproduksi mobil di pabrik Nissan pada tahun depan setelah kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama produksi.
Nissan mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani nota kesepahaman yang tidak mengikat dengan produsen asal China, Chery. Melalui kesepakatan ini, Chery akan memanfaatkan fasilitas produksi Line 1 di pabrik Nissan yang berlokasi di Sunderland, Inggris. Perusahaan tersebut berencana memulai produksi pada tahun fiskal 2027.
Nissan melanjutkan kolaborasi ini setelah mereka memutuskan untuk mengonsolidasikan produksi model Leaf, Qashqai, dan Juke ke Line 2. Perusahaan mengambil langkah ini sebagai bagian dari strategi penghematan biaya global.
Sebelumnya, CEO Nissan Ivan Espinosa menyatakan keyakinannya bahwa perusahaan akan menemukan mitra untuk memanfaatkan lini produksi yang tidak terpakai tersebut.
Hingga saat ini, Chery belum mengungkapkan model apa saja yang akan mereka produksi di pabrik Sunderland. Di Inggris, Chery telah memperkuat kehadirannya melalui beberapa merek, seperti Jaecoo, Omoda, Lepas, serta lini SUV premium di bawah merek Chery.
Selama dua tahun terakhir, grup merek di bawah naungan Chery berhasil meraih pangsa pasar sebesar 7 persen. Kesepakatan ini juga memperkuat ekspansi Chery di Eropa, termasuk kerja sama dengan merek Spanyol Ebro untuk memproduksi kendaraan di bekas fasilitas Nissan di dekat Barcelona.
Chery terus mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan. Pada Mei 2026, perusahaan melaporkan penjualan sebanyak 247.823 unit mobil, meningkat 20,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100.304 unit merupakan kendaraan energi baru, termasuk PHEV dan EV.
Selain itu, Chery mengekspor 181.871 unit mobil dan mempertahankan tren pertumbuhan positif selama tiga bulan berturut-turut.
Dalam lima bulan pertama tahun 2026, Chery mencatat total penjualan kumulatif sebesar 1.100.921 unit, atau naik 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus untuk ekspor, volumenya mencapai 752.755 unit.
(VVR*)









