Pasar HP China Melemah, Huawei dan Apple Justru Melaju Kencang
Jakarta, iNBrita.com – Pasar smartphone di China kembali melemah pada kuartal II 2026. International Data Corporation (IDC) mencatat pengiriman ponsel pintar turun 4,3 persen secara tahunan menjadi sekitar 66 juta unit.
Penurunan tersebut memperpanjang tren pelemahan selama lima kuartal berturut-turut. Di saat yang sama, Counterpoint Research melaporkan pengiriman smartphone global merosot 11 persen secara tahunan pada periode yang sama.
Kenaikan Harga Tekan Permintaan
IDC menjelaskan kenaikan harga chip memori dan berbagai komponen sejak akhir Maret 2026 mendorong produsen menaikkan harga jual perangkat. Akibatnya, banyak konsumen menunda pembelian smartphone baru.
Selain itu, memudarnya program subsidi pemerintah mengurangi daya dorong pasar. Dampaknya terlihat saat festival belanja “618”, ketika penjualan smartphone di China turun hampir 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Huawei dan Apple Jadi Pengecualian
Di tengah pelemahan pasar, Huawei tetap memimpin dengan pangsa pasar 22,6 persen, naik dari 18,1 persen pada kuartal II 2025. Perusahaan itu juga mencatat pertumbuhan pengiriman sebesar 19,4 persen.
Sementara itu, Apple menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 18,1 persen, meningkat dari 13,9 persen setahun sebelumnya. Pertumbuhan pengiriman Apple mencapai 24,4 persen, tertinggi di antara seluruh merek.
Analis Riset Client Devices Research IDC China, Arthur Guo, menilai keberhasilan Huawei dan Apple berasal dari keputusan mereka mempertahankan harga jual ketika banyak pesaing menaikkan harga. Strategi tersebut membuat konsumen tetap memilih kedua merek itu meski kondisi pasar sedang melemah.
Mayoritas Merek Mengalami Penurunan
Berbeda dengan Huawei dan Apple, sebagian besar produsen lain mencatat penurunan. OPPO dan vivo masing-masing menguasai 16 persen pasar, tetapi pengirimannya turun 9,7 persen dan 11,4 persen.
Xiaomi mengalami penurunan terbesar di kelompok lima besar dengan kontraksi 21,7 persen sehingga pangsa pasarnya turun menjadi 12,4 persen. Honor juga mencatat penurunan 9,5 persen.
Wiko, Lenovo, ZTE, dan Samsung turut membukukan pelemahan. Samsung bahkan hanya menguasai 0,1 persen pasar setelah pengirimannya anjlok 60,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pangsa Pasar Smartphone China Kuartal II 2026
| Merek | Pangsa Pasar Q2 2026 | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Huawei | 22,6% | +19,4% |
| Apple | 18,1% | +24,4% |
| OPPO | 16,0% | -9,7% |
| vivo | 16,0% | -11,4% |
| Xiaomi | 12,4% | -21,7% |
| Honor | 11,3% | -9,5% |
| Wiko | 1,1% | -49,2% |
| Lenovo | 0,3% | -10,4% |
| ZTE | 0,3% | -33,5% |
| Samsung | 0,1% | -60,8% |
Secara keseluruhan, pasar smartphone China masih menghadapi tekanan pada kuartal II 2026. Namun, Huawei dan Apple mampu memperluas pangsa pasar ketika sebagian besar kompetitor mengalami penurunan penjualan.
(eny)









