Google Peringatkan Ancaman Rekening Bobol Lewat Jaringan 2G

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengaturan jaringan 2G di Android. Sumber: Google/Ilustrasi AI.

Ilustrasi pengaturan jaringan 2G di Android. Sumber: Google/Ilustrasi AI.

Google Minta Pengguna Android Matikan Jaringan 2G untuk Cegah Penipuan

Jakarta, iNBrita.com – Google meminta pengguna ponsel Android menonaktifkan jaringan 2G untuk meningkatkan keamanan perangkat dari berbagai ancaman siber. Langkah ini penting karena pelaku kejahatan digital masih memanfaatkan celah keamanan pada jaringan generasi lama tersebut untuk menjalankan aksi penipuan.

Salah satu modus yang sering digunakan pelaku adalah menyebarkan SMS phishing melalui perangkat yang meniru menara seluler resmi. Pelaku mengenal perangkat tersebut sebagai False Base Station (FBS), Stingray, atau SMS Blaster.

Dengan alat itu, pelaku membuat smartphone korban terhubung ke jaringan palsu. Setelah berhasil mengalihkan koneksi, pelaku langsung mengirim pesan penipuan ke ponsel korban tanpa melewati sistem keamanan operator seluler.

Dalam sejumlah kasus, pelaku mengoperasikan perangkat tersebut dari kendaraan yang sedang bergerak. Bahkan, beberapa pelaku menyembunyikan perangkat di dalam ransel agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Pelaku menjalankan aksinya dengan meniru jaringan 4G LTE atau 5G, kemudian memaksa smartphone korban berpindah ke jaringan 2G. Setelah itu, pelaku mengendalikan jaringan palsu dan mengarahkan ponsel korban untuk terhubung ke jaringan tersebut.

Mengapa Jaringan 2G Rentan?

Pelaku memilih jaringan 2G karena teknologi ini tidak memiliki sistem autentikasi yang sekuat jaringan seluler modern. Kondisi tersebut memungkinkan pelaku mencegat atau menyisipkan pesan langsung ke perangkat korban.

Di sisi lain, Google mengingatkan bahwa siapa pun dapat membeli perangkat SMS Blaster secara online dengan mudah. Selain itu, pelaku juga tidak memerlukan kemampuan teknis yang rumit untuk mengoperasikan alat tersebut.

Karena itu, Google menyarankan pengguna Android untuk segera menonaktifkan jaringan 2G melalui pengaturan perangkat.

Cara Mematikan Jaringan 2G di Android

Pengguna dapat menonaktifkan jaringan 2G melalui menu pengaturan ponsel dengan langkah berikut:

  1. Buka menu Settings.
  2. Pilih Network & Internet atau Jaringan.
  3. Masuk ke menu SIMs.
  4. Nonaktifkan opsi Allow 2G.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko perangkat terhubung ke jaringan palsu yang dibuat pelaku kejahatan siber.

Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan

Selain mematikan jaringan 2G, pengguna juga dapat mengaktifkan fitur perlindungan spam dan phishing bawaan Android. Fitur tersebut mampu mendeteksi dan memblokir pesan mencurigakan sebelum merugikan pengguna.

Google juga menghadirkan layanan Verified SMS untuk membantu pengguna mengenali pesan resmi dari perusahaan atau layanan terpercaya melalui tanda verifikasi khusus.

Sementara itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur Safe Browsing dan Google Play Protect untuk memperkuat keamanan perangkat. Safe Browsing memberikan peringatan saat pengguna mengunjungi situs atau mengunduh file berbahaya. Di waktu yang sama, Google Play Protect memindai aplikasi secara otomatis untuk mendeteksi malware dan berbagai ancaman keamanan lainnya.

Dengan memanfaatkan fitur-fitur keamanan tersebut, pengguna Android dapat melindungi data pribadi dan mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital yang merugikan secara finansial.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi DANA Kaget Hari Ini, Klaim Saldo Gratis
Yamaha R15 V4 Quickshifter Dapat Dua Warna Baru
20 Mobil Hybrid Terlaris Indonesia, Penjualan Naik 43 Persen
Honda CBR600RR Terbaru: Harga, Spesifikasi, Fitur Lengkap
iOS 27 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Fitur Terbarunya
Toyota Veloz Hybrid EV Diuji 350 Kilometer
Yamaha Grand Filano Terbaru, Harga dan Spesifikasi Lengkap
Peluang Kerja Digital Clipper dengan Penghasilan Menjanjikan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 02:00 WIB

Aplikasi DANA Kaget Hari Ini, Klaim Saldo Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Yamaha R15 V4 Quickshifter Dapat Dua Warna Baru

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

20 Mobil Hybrid Terlaris Indonesia, Penjualan Naik 43 Persen

Kamis, 17 September 2026 - 13:00 WIB

Honda CBR600RR Terbaru: Harga, Spesifikasi, Fitur Lengkap

Rabu, 16 September 2026 - 21:00 WIB

iOS 27 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Fitur Terbarunya

Berita Terbaru

Ole Romeny mencetak gol Timnas Indonesia. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Timnas Indonesia Unggul 2-0 Atas Singapura

Sabtu, 26 Sep 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi seekor Harimau Jawa menjelajah hutan tropis yang lebat di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Nasional

Penelitian Terbaru Ungkap Jejak Harimau Jawa di Sukabumi

Sabtu, 26 Sep 2026 - 00:00 WIB

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono. Foto: Investortrust/Bagus Kasanjanu.

Ekonomi

OJK Dorong Dana Pensiun Perkuat Ekonomi Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:00 WIB

Foto ilustrasi kereta rel listrik (KRL) (dok. KCI)

Nasional

Ibu Hamil Melahirkan di KRL, Petugas Bergerak Cepat

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:00 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang seusai menjalani pemeriksaan terkait laporan mantan suaminya di Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan, Sabtu 22 Agustus 2026. (Beritasatu.com/M Irwansyah A)

Nasional

Bupati Gowa Belum Ditahan, Polisi Beri Penjelasan

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:00 WIB