Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Greenland (DW News)

Greenland (DW News)

Mengapa Australia Disebut Benua, Sedangkan Greenland Hanya Pulau?

Jakarta, iNBrita.com  – Australia dan Greenland sama-sama merupakan daratan besar yang dikelilingi oleh lautan. Namun, keduanya memiliki status geografis yang berbeda. Australia dikenal sebagai benua terkecil di dunia, sedangkan Greenland menyandang gelar pulau terbesar di bumi.

Sekilas, perbedaan tersebut tampak membingungkan. Pasalnya, luas Australia mencapai sekitar 7,68 juta kilometer persegi, sementara Greenland memiliki luas sekitar 2,16 juta kilometer persegi. Meski demikian, para ilmuwan tidak menentukan status benua atau pulau hanya berdasarkan ukuran wilayah. Sebaliknya, para ahli geografi dan geologi menggunakan sejumlah faktor ilmiah untuk membedakan keduanya.

Berdiri di Atas Lempeng Tektonik Sendiri

Pertama, aspek geologi menjadi faktor paling penting dalam penentuan status tersebut. Australia berada di atas Lempeng Australia, yaitu lempeng tektonik yang berdiri sendiri dan terpisah dari daratan besar lainnya. Oleh karena itu, Australia memiliki karakteristik sebagai massa daratan benua yang mandiri.

Baca Juga :  Sejarah Rias Wajah Perempuan dalam Dinasti China

Sementara itu, Greenland berada di atas Lempeng Amerika Utara. Meskipun pulau tersebut terpisah oleh lautan, struktur geologinya masih menjadi bagian dari kerak benua Amerika Utara. Dengan demikian, para ilmuwan menggolongkannya sebagai pulau, bukan benua.

Selain itu, keberadaan lempeng tektonik yang mandiri menjadi salah satu indikator utama dalam klasifikasi sebuah benua. Karena alasan inilah Australia memperoleh status sebagai benua terkecil di dunia.

Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Unik

Kedua, perbedaan juga terlihat dari sisi biologis. Australia mengalami isolasi geografis selama jutaan tahun. Akibatnya, wilayah ini melahirkan berbagai spesies flora dan fauna yang hanya ditemukan di sana.

Sebagai contoh, kanguru, koala, dan pohon eukaliptus berkembang secara khas di Australia tanpa banyak pengaruh dari kawasan lain. Oleh sebab itu, Australia memiliki tingkat endemisme yang sangat tinggi.

Di sisi lain, Greenland tidak menunjukkan pola yang sama. Misalnya, beruang kutub, serigala Arktik, dan berbagai jenis vegetasi tundra tersebar pula di Kanada, Alaska, serta Skandinavia.

Baca Juga :  InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Karena itu, Greenland tidak memiliki keunikan biologis yang cukup kuat untuk dikategorikan sebagai benua tersendiri.

Perkembangan Budaya yang Berbeda

Ketiga, faktor antropologis turut memperkuat perbedaan status keduanya. Australia menjadi rumah bagi masyarakat Aborigin yang memiliki sejarah, budaya, dan perkembangan sosial yang khas selama ribuan tahun.

Selain memiliki identitas budaya yang unik, masyarakat Aborigin juga berkembang dalam lingkungan yang relatif terisolasi dari peradaban lain.

Sebaliknya, masyarakat Inuit yang mendiami Greenland memiliki keterkaitan budaya dan garis keturunan dengan komunitas Inuit di berbagai kawasan Kutub Utara. Bahkan, kelompok ini tersebar hingga Kanada, Alaska, dan sebagian wilayah Siberia.

Oleh karena itu, perkembangan budaya di Greenland tidak sepenuhnya berdiri sendiri seperti yang terjadi di Australia.

 Sebaliknya, para ilmuwan mempertimbangkan berbagai aspek penting, mulai dari geologi, biologi, hingga antropologi. Dengan kata lain, luas wilayah hanyalah salah satu faktor pendukung.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Harga emas Antam di Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (6/8/2026).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Pegadaian

Kamis, 6 Agu 2026 - 09:00 WIB

Daftar rating drama Korea terbaru periode 29 Juli–4 Agustus 2026 berdasarkan Nielsen Korea.(Foto: dok. KBS2/JTBC/MBC/tvN)

Entertainment

Rating Drama Korea Terbaru Pekan Ini, Siapa Teratas

Rabu, 5 Agu 2026 - 19:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menguat seiring turunnya harga minyak dan meredanya tekanan inflasi global.(Foto: Pexels/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam

Rabu, 5 Agu 2026 - 10:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB