Jakarta, iNBrita.com — Geranium menjadi salah satu tanaman hias favorit karena menghasilkan bunga berwarna cerah, tahan lama, dan mudah dirawat. Dahulu, para pencinta tanaman lebih sering memperbanyak geranium melalui stek batang. Namun, kini banyak produsen benih menyediakan biji geranium dengan beragam varietas sehingga siapa pun dapat membudidayakannya dengan biaya yang lebih terjangkau.
Menanam geranium dari biji memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan stek batang. Meskipun demikian, cara ini memberikan kesempatan bagi Anda untuk memilih lebih banyak varietas sekaligus menikmati setiap tahap pertumbuhan tanaman sejak awal.
Siapkan Perlengkapan Penyemaian
Sebelum mulai menyemai, siapkan seluruh perlengkapan yang diperlukan. Biji geranium memiliki kulit yang cukup keras. Oleh karena itu, Anda perlu melembapkan benih terlebih dahulu agar proses perkecambahan berlangsung lebih cepat dan tingkat keberhasilan semai meningkat.
Siapkan perlengkapan berikut:
- Biji geranium berkualitas.
- Tisu atau paper towel.
- Plastik ziplock atau plastik klip.
- Media semai yang steril.
- Pot semai berlubang.
- Botol semprot berisi air bersih.
Cara Menyemai Biji Geranium
Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut agar benih dapat berkecambah dengan optimal.
- Pertama, basahi selembar tisu hingga lembap tanpa membuat air menetes.
- Kemudian, lipat tisu dan letakkan biji geranium di bagian tengah.
- Setelah itu, tutup kembali biji menggunakan lipatan tisu hingga seluruh permukaannya tertutup.
- Berikutnya, masukkan tisu ke dalam plastik klip dan tutup rapat agar kelembapan tetap terjaga.
- Lalu, simpan plastik di ruangan bersuhu sekitar 20–25 derajat Celsius.
- Terakhir, periksa kondisi benih setiap hari hingga akar kecil mulai muncul. Umumnya, benih mulai berkecambah dalam waktu satu hingga tujuh hari, tergantung kelembapan dan kualitas benih.
Pindahkan Benih ke Media Tanam
Setelah benih mengeluarkan calon akar, segera pindahkan ke media tanam.
Gunakan media tanam yang gembur, bersih, dan memiliki drainase yang baik. Selanjutnya, basahi media hingga terasa lembap seperti spons, lalu diamkan selama satu hingga dua jam agar air meresap secara merata.
Kemudian, isi pot hingga hampir penuh dan sisakan sekitar dua hingga tiga sentimeter dari bibir pot. Tanam dua hingga tiga benih pada setiap pot, lalu tutup tipis menggunakan media tanam setebal sekitar tiga hingga enam milimeter. Setelah itu, semprot permukaan media dengan air secukupnya.
Terakhir, tutup pot menggunakan plastik bening agar kelembapan tetap stabil selama proses perkecambahan berlangsung.
Rawat Bibit Geranium dengan Benar
Pada tahap awal, simpan pot di tempat hangat dengan suhu sekitar 20–25 derajat Celsius. Anda tidak perlu meletakkan pot di bawah sinar matahari langsung karena benih belum memerlukan cahaya untuk berkecambah.
Ketika kecambah hijau mulai muncul, buka plastik secara bertahap agar udara dapat bersirkulasi dengan baik. Selain itu, pindahkan pot ke lokasi yang mendapatkan cahaya terang, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.
Selanjutnya, pindahkan setiap bibit ke pot terpisah setelah tanaman membentuk dua helai daun sejati. Langkah ini memberi ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang sehingga tanaman dapat tumbuh lebih sehat.
Siram Tanaman Secara Tepat
Selama masa pertumbuhan, jaga kelembapan media tanam tanpa membuatnya tergenang air. Media yang terlalu basah dapat memicu pembusukan akar dan menghambat pertumbuhan tanaman.
Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, lakukan penyiraman dari bawah. Letakkan pot di atas wadah dangkal yang berisi air selama beberapa menit hingga permukaan media terasa lembap. Setelah itu, angkat kembali pot agar media tidak menyerap air secara berlebihan.
Waktu Geranium Mulai Berbunga
Pada umumnya, geranium mulai berbunga sekitar 12 hingga 16 minggu setelah Anda menyemai bijinya. Selama Anda memberikan cahaya yang cukup, menyiram tanaman secara teratur, dan memberikan pupuk sesuai kebutuhan, geranium akan tumbuh subur serta menghasilkan bunga yang lebat dengan warna-warna yang menarik.
Singkatnya, menanam geranium dari biji memang memerlukan kesabaran. Akan tetapi, Anda dapat menikmati pengalaman menumbuhkan tanaman sejak benih berkecambah hingga akhirnya menghasilkan bunga yang indah.
(eny)









