Sungai Penuh, iNBrita.com – Dua purna Paskibraka Duta Pancasila 2025, Nindya Eltsani Fawwaz dan Bianca Alessia Christabella Lantang, menjalankan tugas penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/8/2026).
Nindya membawa bendera pusaka Merah Putih dalam prosesi Kirab Merah Putih. Siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh asal Provinsi Jambi itu menjalankan tugas bersama Bianca Alessia Christabella Lantang dari Sulawesi Utara yang membawa naskah Proklamasi.
Keduanya menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa saat mengikuti kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka dan kembali ke Monas. Kereta kencana yang dibuat di Sleman, Yogyakarta, tersebut memiliki nama yang bermakna. “Garuda Prabayaksa” mengandung arti cahaya besar atau cahaya terang yang memancar.
Dua Purna Paskibraka Bawa Simbol Kemerdekaan
Nindya lahir di Padang pada 27 Juni 2009 dan menempuh pendidikan di SMAN 2 Kota Sungai Penuh. Sementara itu, Bianca lahir di Manado pada 28 Februari 2009 dan bersekolah di SMA Lentera Harapan Tomohon.
Sejumlah pasukan mengawal perjalanan kedua purna Paskibraka tersebut. Pengawalan itu melibatkan 45 personel motor kawal Polisi Militer, Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, 114 personel Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe, serta 78 pasukan Kerajaan Nusantara.
Panitia membagi rangkaian kirab menjadi dua tahap utama. Sebelum upacara Detik-Detik Proklamasi dimulai, Sultana Najwa dari DKI Jakarta dan Aliah Sakira dari Sulawesi Selatan membawa bendera serta teks Proklamasi menuju Istana Merdeka.
Setelah upacara selesai, Nindya dan Bianca membawa kembali kedua benda bersejarah tersebut ke Monas. Mereka menjalankan setiap tahapan dengan disiplin sehingga prosesi Kirab Merah Putih berlangsung khidmat.
Kehadiran Nindya dan Bianca turut memperkuat rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mereka juga menunjukkan peran generasi muda dalam menjaga semangat kebangsaan dan menghormati sejarah perjuangan bangsa.
(eny)









