Sungai Penuh, iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan jajaran Forkopimda mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin (7/9).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Mochammad Hasan, memimpin langsung rakor tersebut melalui Zoom Meeting. Para kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia turut mengikuti rapat tersebut.
Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla
Dalam rakor itu, Menko Polkam Mochammad Hasan membahas sejumlah langkah strategis untuk mencegah dan menangani Karhutla, khususnya menghadapi periode puncak kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah juga mendorong pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
Pengawasan tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya titik api dan mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran.
Alfin Tegaskan Kesiapsiagaan Sungai Penuh
Usai mengikuti rakor, Wali Kota Alfin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mencegah dan menangani Karhutla.
Alfin meminta seluruh unsur terkait memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan.
Menurut Alfin, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman Karhutla. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kebakaran sejak dini.
“Kolaborasi seluruh pihak sangat penting agar potensi kebakaran hutan dan lahan dapat kita cegah sejak dini. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Forkopimda, instansi terkait, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir risiko Karhutla,” ujar Alfin.
Tingkatkan Pengawasan dan Respons
Alfin juga meminta seluruh pihak meningkatkan pemantauan terhadap potensi Karhutla. Ia mendorong setiap unsur terkait bergerak cepat ketika menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapsiagaan berjalan optimal.
Alfin mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan potensi kebakaran kepada pihak terkait. Dengan kerja sama yang kuat, pemerintah bersama masyarakat dapat menekan risiko Karhutla dan menjaga lingkungan tetap aman.









