Jakarta, iNBrita.com – Mayoritas harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami penurunan pada Selasa pagi (3/11/2026). Berdasarkan pemantauan pada pukul 08.37 WIB, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sama-sama mencatatkan pelemahan.
Mengutip data CoinMarketCap, harga Bitcoin turun 1,75% dalam 24 jam terakhir. Penurunan tersebut membuat BTC mencatatkan koreksi sebesar 3,77% selama sepekan.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan pada harga US$ 77.048 atau sekitar Rp 1,39 miliar. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi nilai tukar dolar AS sebesar Rp 18.150.
Ethereum juga mengalami tekanan harga. Dalam 24 jam terakhir, ETH melemah 1,67%. Sementara itu, kinerjanya selama tujuh hari terakhir menunjukkan penurunan sebesar 2,92%.
Kini, harga Ethereum berada di level US$ 2.254,90 atau setara dengan Rp 40,91 juta.
Harga Stablecoin dan Altcoin Ikut Bergerak
Sejumlah stablecoin juga mencatatkan pelemahan meskipun nilainya relatif stabil. Tether (USDT), misalnya, turun tipis 0,03% dalam 24 jam terakhir. Namun, USDT masih mencatatkan penguatan selama sepekan. Saat ini, aset tersebut diperdagangkan pada harga US$ 0,9984.
Binance Coin (BNB) mengalami koreksi lebih dalam. Harga BNB merosot 2,1% dalam sehari. Selain itu, aset kripto ini juga kehilangan 6,09% nilainya selama tujuh hari terakhir. Kini, BNB berada di level US$ 698,30.
XRP turut mengalami tekanan jual. Harga aset kripto tersebut turun 0,76% dalam 24 jam terakhir. Jika melihat pergerakan selama sepekan, XRP telah melemah 4,33%. Saat ini, XRP diperdagangkan pada harga US$ 1,24.
Sementara itu, USD Coin (USDC) mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,01% dalam sehari. Pelemahan tersebut juga membuat kinerja USDC selama sepekan berada di zona merah. Kini, harga USDC berada di level US$ 0,9996.
Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang mengalami penurunan cukup besar. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL anjlok 3,05%. Tren negatif tersebut juga terlihat dalam pergerakan mingguan dengan penurunan sebesar 3,45%. Saat ini, Solana diperdagangkan pada harga US$ 92,15.
Berbeda dengan mayoritas aset kripto lainnya, Tron (TRX) justru mencatatkan penguatan harian. Harga TRX naik 2,2% dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, aset ini masih mengalami penurunan sebesar 2,85% selama sepekan. Kini, TRX berada di level US$ 0,3199.
Harga Hyperliquid dan Zcash Mengalami Koreksi
Hyperliquid (HYPE) juga menghadapi tekanan jual. Dalam 24 jam terakhir, harga HYPE anjlok 4,43%. Namun, jika melihat kinerja selama setahun terakhir, aset kripto ini masih mencatatkan kenaikan sebesar 7,27%. Saat ini, HYPE diperdagangkan pada harga US$ 84,19.
Zcash (ZEC) mencatatkan penurunan harian paling besar di antara aset kripto yang tercantum. Harganya merosot 8,51% dalam 24 jam terakhir. Selain itu, ZEC juga kehilangan 7,16% nilainya selama sepekan. Kini, harga Zcash berada di level US$ 1.146,78.
Kapitalisasi Pasar Kripto Global Menurun
Tekanan jual di pasar turut memengaruhi kapitalisasi pasar kripto global. Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto turun 1,61%.
Sementara itu, kapitalisasi pasar kripto global tercatat sebesar US$ 2,59 triliun atau sekitar Rp 47.018 triliun selama sepekan terakhir.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Pelajari dan analisis kondisi pasar sebelum membeli atau menjual aset kripto. Redaksi iNBrita.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul akibat keputusan investasi pembaca.
(vvr*)









