Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Harga emas Antam naik menjadi Rp 2.541.000 per gram, sementara harga buyback menguat Rp 25.000 menjadi Rp 2.311.000 per gram.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam menguat Rp 10.000 menjadi Rp 2.541.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas Antam menguat Rp 10.000 menjadi Rp 2.541.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat kenaikan pada perdagangan Selasa (3/11/2026). Kali ini, harga emas Antam naik Rp 10.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang tercantum di situs resmi Logam Mulia, Antam menetapkan harga emas sebesar Rp 2.541.000 per gram. Pada perdagangan Senin (2/11/2026), harga emas tersebut masih berada di angka Rp 2.531.000 per gram.

Dengan demikian, harga emas Antam mengalami kenaikan Rp 10.000 per gram dalam sehari.

Selain harga beli, Antam juga menaikkan harga pembelian kembali atau buyback sebesar Rp 25.000 per gram. Sebelumnya, harga buyback berada di angka Rp 2.286.000 per gram. Kini, Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp 2.311.000 per gram.

Harga buyback menunjukkan jumlah uang yang akan Antam bayarkan kepada pemilik emas ketika mereka menjual kembali emas batangan.

Perlu diketahui, Antam dapat mengubah harga emas sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan pergerakan harga emas dunia.

Sebagai informasi, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high sebesar Rp 3.168.000 per gram pada Kamis (29/1/2026). Saat itu, harga buyback juga mencapai Rp 2.989.000 per gram.

Ketentuan Pajak Transaksi Emas Antam

Pemerintah menetapkan ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 untuk setiap transaksi emas Antam.

Dalam transaksi pembelian emas batangan, pembeli harus membayar PPh Pasal 22 sebesar 0,25%. Sementara itu, pemerintah mengenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp 10 juta.

Antam akan memotong pajak buyback tersebut secara langsung dari total uang yang diterima penjual.

Daftar Harga Emas Antam Selasa, 3 November 2026

Berikut daftar harga dasar emas batangan Antam berdasarkan ukuran pada Selasa (3/11/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.320.500
  • 1 gram: Rp 2.541.000
  • 2 gram: Rp 5.022.000
  • 3 gram: Rp 7.508.000
  • 5 gram: Rp 12.480.000
  • 10 gram: Rp 24.905.000
  • 25 gram: Rp 62.137.000
  • 50 gram: Rp 124.195.000
  • 100 gram: Rp 248.312.000
  • 250 gram: Rp 620.515.000 (stok habis)
  • 500 gram: Rp 1.240.820.000 (stok habis)
  • 1.000 gram: Rp 2.481.600.000 (stok habis)

Harga Emas Dunia Ikut Menguat

Di pasar internasional, harga emas dunia juga mencatat penguatan pada Senin (2/11/2026) atau Selasa pagi waktu Jakarta. Kenaikan ini membawa harga emas menjauh dari level terendah dalam satu tahun yang tercatat pada sesi perdagangan sebelumnya.

Penurunan harga minyak dunia membantu mendorong penguatan emas. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran investor terhadap inflasi. Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan hasil pemilihan paruh waktu atau midterm elections di Amerika Serikat (AS) yang berlangsung pada 3 November 2026.

CNBC melaporkan bahwa harga emas di pasar spot naik 1,8% menjadi US$ 3.943,62 per ons pada pukul 14.54 waktu setempat (ET). Sebelumnya, harga emas sempat anjlok 3,6% pada Jumat dan menyentuh level terendah sejak Oktober 2025.

Tidak hanya itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga mencatat kenaikan 1,8%. Kontrak tersebut ditutup pada level US$ 3.969,60 per ons.

Sementara itu, harga minyak dunia turun sekitar 8% pada Senin. Penurunan tersebut terjadi setelah Iran dan Qatar menggelar pembicaraan selama tiga hari berturut-turut untuk mencari jalan keluar dari perang AS-Israel melawan Iran.

Wakil Presiden Zaner Metals menjelaskan bahwa pelemahan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi. Namun, investor masih memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada Desember, meskipun peluang tersebut mulai menurun dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.

Pergerakan dolar AS juga memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Berdasarkan FedWatch Tool milik CME Group, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada Desember mencapai sekitar 75%. Angka tersebut turun dibandingkan perkiraan pekan sebelumnya yang mencapai 80%.

Investor Menanti Dampak Pemilu Paruh Waktu AS

Selain perkembangan harga minyak dan suku bunga, investor kini mencermati pemilihan paruh waktu AS pada 3 November 2026.

Para analis menilai aksi jual besar-besaran saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) pada Jumat sebelumnya turut menekan pasar keuangan secara luas. Tekanan tersebut memicu margin call atau permintaan tambahan dana jaminan dari broker kepada investor.

Akibatnya, sejumlah investor terpaksa menjual aset yang mereka miliki, termasuk emas yang selama ini berfungsi sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven.

Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari menunjukkan tanda pemulihan. Indikator yang mengukur kondisi jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold) tersebut naik ke kisaran 37 pada Senin.

Sebelumnya, RSI emas sempat berada di bawah angka 30 pada Jumat. Kenaikan ini menunjukkan bahwa emas mulai keluar dari zona jenuh jual secara teknikal.

Kini, investor menunggu hasil pemilu paruh waktu AS untuk mengukur dampaknya terhadap kebijakan fiskal, kondisi geopolitik, dan sentimen pasar keuangan.

Analis Julius Baer, Carsten Menke, memperkirakan hasil pemilu tidak akan mengubah kondisi fiskal AS secara signifikan sehingga tidak memberikan dampak besar terhadap harga emas.

Menurutnya, pemerintah AS kemungkinan tetap menghadapi defisit anggaran, terlepas dari hasil pemilu tersebut. Kondisi ini berpotensi mempertahankan beban utang dan pembayaran bunga pemerintah AS sebagai faktor pendukung harga emas dalam jangka panjang.

Harga Perak Menguat, Platinum Naik, dan Paladium Melemah

Selain emas, sejumlah logam mulia lainnya juga mencatat pergerakan harga yang beragam pada perdagangan Senin (2/11/2026).

Harga perak di pasar spot naik 2,9% menjadi US$ 50,54 per ons. Pada sesi sebelumnya, harga perak sempat turun di bawah US$ 50 per ons untuk pertama kalinya sejak akhir November 2025.

Sementara itu, harga platinum menguat 1,3% menjadi US$ 1.449,70 per ons.

Berbeda dengan kedua logam tersebut, harga paladium justru melemah 1,1% ke posisi US$ 965,91 per ons.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar logam mulia masih menghadapi berbagai sentimen global, mulai dari perkembangan geopolitik, kebijakan suku bunga AS, hingga kondisi ekonomi dunia.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Melemah
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Buka Diplomasi
Harga Emas Dunia Menguat, Investor Pantau Pemilu AS
Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.156 Hari Ini
DANA 11.11 Tawarkan Hadiah iPhone dan Galaxy Z Fold8
BEI Resmi Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG
Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas Hari Ini
IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Melemah

Selasa, 3 November 2026 - 10:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Buka Diplomasi

Selasa, 3 November 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Dunia Menguat, Investor Pantau Pemilu AS

Selasa, 3 November 2026 - 03:00 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.156 Hari Ini

Berita Terbaru

Harga emas Antam menguat Rp 10.000 menjadi Rp 2.541.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:00 WIB

Mobil JUARA MAS siap mendekatkan layanan Dukcapil kepada masyarakat.

SUNGAI PENUH

JUARA MAS Hadir, Urus Dokumen Kependudukan Makin Mudah

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum yang kompak melemah pada perdagangan.(Foto : Ilustrasi kripto By AI)

Ekonomi

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Melemah

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB

Harga minyak dunia anjlok setelah AS dan Iran menunjukkan keterbukaan untuk berdamai.(Foto : Freepik/wirestock)

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Buka Diplomasi

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:00 WIB

Harga emas dunia naik setelah penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi.(Foto : Ilustrasi by AI)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Menguat, Investor Pantau Pemilu AS

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:00 WIB