Serangan Siber Guncang Bank Dunia, Kerugian Capai Triliunan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Bank. (Pexels)

Foto: Ilustrasi Bank. (Pexels)

Jakarta, iNBrita.com  – Sejumlah lembaga perbankan di berbagai negara menghadapi ancaman keamanan digital setelah gangguan teknologi dan serangan siber menghambat aktivitas operasional mereka. Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya perlindungan sistem digital dalam menjaga kelancaran layanan keuangan masyarakat.

128 Bank di Jepang Alami Gangguan Layanan

Di Jepang, sebanyak 128 bank kredit atau shinkin bank di wilayah barat mengalami gangguan layanan pada Kamis, 6 November 2025. Gangguan tersebut mulai terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat dan membuat nasabah kesulitan melakukan berbagai transaksi perbankan.

Nasabah tidak dapat menarik uang tunai melalui ATM, melakukan transfer, maupun menggunakan layanan internet banking. Gangguan tersebut juga menghambat aktivitas penyetoran dan penarikan uang di kantor cabang.

Shinkin Central Bank, lembaga yang mengelola sistem utama jaringan bank shinkin, menjelaskan bahwa kegagalan komunikasi pada perangkat di West Japan Centre memicu gangguan tersebut.

Masalah teknis itu turut menghambat pelayanan di 3.430 lokasi kantor cabang. Meski demikian, pihak bank menyatakan belum menemukan indikasi akses ilegal ke dalam sistem dan tidak menduga insiden tersebut berkaitan dengan serangan siber.

Situs Bank Rakyat Malaysia Jadi Sasaran Peretasan

Ancaman keamanan digital juga menyasar sektor perbankan Malaysia. Kali ini, pelaku kejahatan siber menyerang situs web Bank Rakyat melalui aksi peretasan.

Menteri Komunikasi Malaysia sekaligus juru bicara pemerintah Madani, Datuk Seri Fahmi Fadzil, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendeteksi sejumlah upaya serangan siber yang melibatkan aktor non-negara.

Namun, Fahmi memastikan bahwa upaya tersebut belum menyebabkan pencurian data ataupun mengganggu operasional layanan perbankan daring di Malaysia.

Ia menjelaskan bahwa pelaku hanya mengubah tampilan situs web Bank Rakyat dan menyerang halaman yang pengelolaannya berada di tangan pihak ketiga.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Bank Rakyat segera memblokir akses menuju server yang terdampak. Bank juga mengarahkan pengguna ke platform i-Rakyat yang sepenuhnya berada di bawah pengelolaan internal perusahaan.

Bank Prancis Kehilangan Dana Lebih dari 100 Juta Euro

Berbeda dengan Jepang dan Malaysia, serangan siber di Prancis menimbulkan kerugian finansial dalam jumlah besar.

Peretas berhasil menembus sistem Credit Mutuel Arkea dan memindahkan dana lebih dari 100 juta euro ke sejumlah rekening lain.

Meski demikian, pihak bank memastikan bahwa pelaku tidak menyentuh dana milik nasabah. Bank juga berhasil memulihkan sebagian dana yang hilang.

Presiden Confederation Nationale du Credit Mutuel (CNCM), Daniel Baal, mengatakan bahwa unit khusus pemberantasan kejahatan siber Prancis kini menyelidiki kasus tersebut.

Baal juga mengungkapkan bahwa lembaga keuangan menghadapi ancaman serangan siber hampir setiap hari. Namun, sistem keamanan perbankan berhasil menggagalkan sebagian besar upaya tersebut.

Serangan Siber Meluas hingga Jaringan Supermarket Eropa

Ancaman kejahatan digital tidak hanya menyasar sektor perbankan. Pada pekan yang sama, pelaku serangan siber turut mengincar sejumlah jaringan supermarket di sedikitnya sembilan negara Eropa.

Uni Eropa menilai serangan tersebut berpotensi mengganggu kelancaran pasokan pangan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Rusia membantah tudingan yang mengaitkan negaranya dengan berbagai serangan siber terhadap sejumlah negara Eropa.

Rangkaian insiden di Jepang, Malaysia, dan Prancis memperlihatkan bahwa pelaku kejahatan siber terus mengincar sektor-sektor strategis, mulai dari perbankan hingga perdagangan.

Kondisi ini mendorong setiap lembaga untuk memperkuat infrastruktur teknologi, meningkatkan perlindungan data, serta menyiapkan langkah antisipasi agar gangguan digital tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menonton Drama, Aplikasi Ini Tawarkan Reward Saldo DANA
Satelit NASA Jatuh di Sumatra Utara, Ini Faktanya
10 Aplikasi Penghasil Uang Online, Bisa Cair ke DANA
Honda Perkenalkan CBR1000RR-R Fireblade 2027 Terbaru
Hyundai Neira Meluncur, SUV Listrik Tujuh Penumpang Lokal
Block Pop Penghasil Uang , Begini Cara Mendapatkan DANA
Jadwal Hujan Meteor Taurid dan Leonid November 2026
Begini Cara Klaim Saldo DANA Kaget hingga Rp100 Ribu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 03:00 WIB

Serangan Siber Guncang Bank Dunia, Kerugian Capai Triliunan

Minggu, 8 November 2026 - 02:00 WIB

Menonton Drama, Aplikasi Ini Tawarkan Reward Saldo DANA

Sabtu, 7 November 2026 - 06:00 WIB

Satelit NASA Jatuh di Sumatra Utara, Ini Faktanya

Sabtu, 7 November 2026 - 00:00 WIB

10 Aplikasi Penghasil Uang Online, Bisa Cair ke DANA

Jumat, 6 November 2026 - 19:00 WIB

Honda Perkenalkan CBR1000RR-R Fireblade 2027 Terbaru

Berita Terbaru

 Prosesi tradisi Mandi Balimau masyarakat Tigo Luhah Semurup di Sungai Batang Merao, Kerinci.

KERINCI

Mandi Balimau Tigo Luhah Semurup Meriah, Ribuan Warga Hadir

Minggu, 8 Nov 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-18 Kota Sungai Penuh, 8 November 2026.

Uncategorized

Rapat Paripurna HUT ke-18, Alfin Ungkap Capaian Pembangunan

Minggu, 8 Nov 2026 - 18:00 WIB

Wali Kota Alfin mendampingi Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan bantuan pendidikan dan beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Dukung Beasiswa Pendidikan Jambi 2026

Minggu, 8 Nov 2026 - 16:00 WIB