Sungai Penuh, iNBrita.com – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, meninjau langsung sejumlah kawasan yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Ia melakukan peninjauan di Desa Larik Kemahan, Desa Paling Serumpun, serta kawasan Pemancar TVRI di Kecamatan Hamparan Rawang, Jumat (28/11).
Setibanya di lokasi, Walikota Alfin mengajak jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Ketahanan Pangan, serta aparat kecamatan untuk menyusuri permukiman warga yang terendam. Ia memantau secara langsung kondisi lapangan, termasuk mengamati perubahan debit air akibat cuaca ekstrem.
Alfin menjelaskan bahwa langkah turun lapangan ini bertujuan untuk merespons cepat potensi bencana yang dapat mengancam keselamatan warga. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena intensitas hujan masih berpotensi meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan,” kata Alfin saat berdialog dengan warga.
Selain memberikan imbauan, Alfin memerintahkan seluruh Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana untuk bersiaga penuh di titik-titik rawan. Ia menegaskan bahwa Satgas harus merespons cepat setiap laporan warga agar bantuan dapat segera sampai.
“Saya meminta seluruh Satgas dan dinas terkait untuk standby di lapangan. Tangani setiap laporan masyarakat dengan cepat dan jangan biarkan ada warga yang kesulitan tanpa bantuan,” tegasnya.
Alfin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menargetkan langkah mitigasi jangka panjang, termasuk memperbaiki infrastruktur pengendali banjir dan meningkatkan kapasitas drainase.
Peninjauan langsung ini menunjukkan komitmen Walikota Alfin untuk hadir bersama masyarakat dan mengawal penanganan bencana secara cepat, terutama saat wilayah Sungai Penuh menghadapi kondisi darurat hidrometeorologi.
(*)














