Home / SUNGAI PENUH

Rabu, 9 Juli 2025 - 13:58 WIB

Aslori: “Kami transparan soal kompensasi dan teknis proyek.”

H. Aslori Ilham, Humas PLTA Kerinci. ( Foto inbrita)

H. Aslori Ilham, Humas PLTA Kerinci. ( Foto inbrita)

Kerinci, iNBrita.com – Ketegangan sempat terjadi antara warga Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Batang Merangin beberapa waktu lalu.

Dalam aksi tersebut warga menyuarakan keberatan mereka dan menuntut penghentian sementara proyek karena dianggap berdampak pada lingkungan serta mata pencaharian mereka.

Namun, di tengah aksi protes tersebut, pihak PLTA Kerinci menyoroti adanya indikasi keterlibatan oknum tertentu yang diduga memanfaatkan situasi untuk memperkeruh keadaan.

“Perusahaan sudah menjalankan kewajiban sesuai kesepakatan. Kompensasi sebesar Rp 5 juta per kepala keluarga telah dibayarkan kepada lebih dari 500 KK berdasarkan mufakat adat empat jenis, melibatkan pemerintah desa dan tokoh ulama,” tegas Humas PLTA Kerinci, H. Aslori Ilham, dalam keterangan pers pada Selasa, 8 Juli 2025.

Menurutnya, tuntutan kompensasi yang melebihi nilai kesepakatan menjadi sumber perbedaan yang kini dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.

Baca juga :   Azhar Hamzah Apresiasi Respons Cepat Dinas PUPR dalam Normalisasi Sungai Batang Bungkal

Meski begitu, PLTA Kerinci menyatakan tetap terbuka untuk berdialog dan mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas selama masa pembangunan berlangsung.

“Kami memahami, dalam setiap proyek besar pasti ada dinamika. Namun, mari kita kedepankan semangat saling menghormati dan komitmen bersama. Proyek ini bersifat sementara. Setelah pembangunan selesai, aliran sungai akan kembali normal,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran warga soal berkurangnya hasil tangkapan ikan, pihak perusahaan memastikan belum ditemukan gangguan ekologis signifikan di lokasi proyek.

“Sampai hari ini, tidak ada indikasi punahnya populasi ikan atau fenomena luar biasa lainnya. Kami terus memantau dampak lingkungan secara ketat,” imbuh Aslori.

PLTA Kerinci Batang Merangin merupakan proyek strategis nasional di sektor energi terbarukan. Mengandalkan potensi aliran deras Sungai Batang Merangin di kaki Bukit Barisan, proyek ini dirancang untuk memperkuat ketahanan energi wilayah Jambi dan sekitarnya.

Baca juga :   Pemkot Sungai Penuh Wujudkan Program Beasiswa Pendidikan

Tak hanya meningkatkan pasokan listrik, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Dengan kapasitas ratusan megawatt, PLTA ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun nasional.

Namun demikian, tantangan sosial seperti kompensasi, pelibatan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan tetap menjadi perhatian utama perusahaan.

“Kami berkomitmen menjaga komunikasi terbuka, menyerap aspirasi, dan memastikan hak-hak warga tetap terjaga. Proyek ini bukan hanya soal listrik, tapi tentang masa depan yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan,” tutup Aslori.

Pemerintah daerah, tokoh adat, dan aparat penegak hukum diharapkan aktif berperan dalam menjaga stabilitas situasi agar proses pembangunan tidak menimbulkan konflik yang berlarut. Hanya melalui sinergi seluruh elemen, manfaat proyek dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.(*)

Berita ini 71 kali dibaca

Share :

Baca Juga

SUNGAI PENUH

Al-Azhar Usung Program Kartu Juara untuk Anak-Anak Penghafal Al-Qur’an

SUNGAI PENUH

TMMD ke-126 Dansatgas Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat
Penari Sanggar Negeri Sibobarajea mempersembahkan Tari Iyoiyo dalam pagelaran budaya Singapai di Tugu 17 Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Dusun Empih Bangkitkan Warisan Leluhur Melalui Budaya Singapai
"Anak-anak Desa Talang Lindung mengenakan busana daur ulang sampah berwarna-warni bersama warga pada peringatan HUT RI ke-80."

SUNGAI PENUH

Daur Ulang Sampah Warnai HUT RI Desa Talang Lindung
Hardizal memimpin rapat paripurna DPRD Sungai Penuh bahas Perubahan APBD 2025

SUNGAI PENUH

Hardizal Pimpin Rapat Paripurna Membahas Perubahan APBD 2025
Yornel berdiri di depan rumahnya yang direhab oleh Satgas TMMD ke-126 Kodim 0417/Kerinci di Desa Sungai Jernih.

SUNGAI PENUH

Rumah Yornel Direhab Satgas TMMD ke-126 Kodim Kerinci
Pejabat TNI menyerahkan paket sembako kepada warga saat penutupan TMMD ke-126 di Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Pembagian Sembako Mewarnai Penutupan TMMD ke-126
Satgas TMMD Ke-126 Kodim 0417/Kerinci memantau progres pembangunan fisik di Desa Sungai Jernih, Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Satgas TMMD Ke-126 Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Posko