Home / SUNGAI PENUH

Senin, 1 Desember 2025 - 13:41 WIB

Bocah Meninggal Saat Bermain di Wahana Balon Sungai Penuh

Personel Polres Kerinci memeriksa lokasi wahana istana balon di Sungai Penuh, tempat seorang bocah meninggal saat bermain, sebelum memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan. ( foto Polres Kerinci)

Personel Polres Kerinci memeriksa lokasi wahana istana balon di Sungai Penuh, tempat seorang bocah meninggal saat bermain, sebelum memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan. ( foto Polres Kerinci)

Sungai penuh , iNBrita.com — Polres Kerinci tengah mendalami kasus dugaan kelalaian yang menewaskan seorang bocah  laki-laki berusia 4 tahun di arena bermain istana balon di Lapangan Merdeka, Desa Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh. Peristiwa ini terjadi pada Minggu malam, 30 November 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Pihak keluarga langsung melaporkan insiden meninggal bocah  tersebut kepada kepolisian tak lama setelah kejadian.

Korban berinisial G, warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi. Ia diketahui bermain di arena istana balon yang dikelola Fatman Jaya (41), seorang pegawai negeri sipil. Informasi awal menyebutkan, pemilik wahana menutup operasional dengan mengempeskan istana balon tanpa memastikan kondisi bagian dalam. Saat itu, ia langsung melipat balon dan bersiap menutup lokasi.

Baca juga :   Geger, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sawah Tanah Kampung

Beberapa menit kemudian, orang tua korban tiba di arena karena tidak melihat anaknya keluar. Mereka panik dan meminta pemilik wahana membuka kembali balon yang telah terlipat. Setelah balon dibentangkan ulang, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadar. Pihak keluarga dan pemilik wahana segera membawa korban ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kerinci menjelaskan bahwa penyidik sudah memulai serangkaian langkah penyelidikan. Polisi melakukan olah TKP, memasang garis polisi, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta meminta keterangan dari pemilik wahana. Penyidik kini menelusuri dugaan unsur kelalaian dan kemungkinan tindak pidana lainnya.

Baca juga :   Wali Murid TK Pembina Nasabah Bank Sampah Lindung Berseri

Kapolres Kerinci menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengimbau seluruh pengelola wahana permainan anak untuk memperketat standar keselamatan. Menurutnya, setiap pengelola harus memastikan area bermain aman sebelum dan sesudah operasional, terutama pada wahana berisiko seperti istana balon.

Hingga kini, penyidik masih mengembangkan perkara tersebut. Polres Kerinci menyatakan perkembangan terbaru akan disampaikan oleh Humas Polres dalam waktu dekat.

Berita ini 90 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto menutup TMMD ke-126 bersama Forkopimda di Desa Sungai Jernih, Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Danrem 042/Gapu Tutup Resmi TMMD ke-126 di Sungai Jernih
Walikota Alfin meninjau lokasi pembangunan Pasar Beringin Jaya di Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Pastikan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Terwujud
RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh meraih Akreditasi Utama nasional.

SUNGAI PENUH

Dulu Dihina, Kini Alfin Berhasil Angkat Citra RSUD MHAT
Wali Kota Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD menghadiri Sidang Paripurna HUT ke-17 Kota Sungai Penuh dengan pakaian adat.

SUNGAI PENUH

Al Haris Apresiasi Kemajuan Kota Sungai Penuh Juara

SUNGAI PENUH

Hakim Ragukan Keterangan Saksi Sidang Don Fitri Jaya
Letkol Inf Eko Budiarto meninjau lahan ketahanan pangan bersama personel TNI dan warga di Desa Sungai Jernih, Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Dansatgas TMMD ke-126 Eko Budiarto Tinjau Lahan Pangan

SUNGAI PENUH

Kepala Kemenag Sungai Penuh Dampingi Pemberangkatan CJH

SUNGAI PENUH

RSUD Mayjen H.AThalib Komitmen Memberi Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat