Cara Menanam Anggrek Bulan agar Cepat Berbunga Lebat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggrek bulan berbunga di dalam pot. ( Foto Pexels)

Anggrek bulan berbunga di dalam pot. ( Foto Pexels)

Cara Menanam dan Merawat Anggrek Bulan agar Rajin Berbunga

Jakarta, iNBrita.com — Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) menjadi salah satu bunga nasional Indonesia yang menyandang predikat Puspa Pesona. Bentuk kelopaknya yang menyerupai sayap kupu-kupu dan pilihan warnanya yang elegan membuat tanaman ini selalu menarik perhatian. Tak hanya itu, anggrek bulan juga mampu menghadirkan kesan mewah di halaman maupun di dalam rumah. Karena itulah, banyak kolektor dan pecinta tanaman hias menjadikannya sebagai tanaman favorit.

Meski tampak eksklusif, Anda dapat membudidayakan anggrek bulan sendiri di rumah. Namun, Anda perlu menerapkan teknik penanaman dan perawatan yang tepat agar tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan bunga yang lebat.

Pilih Salah Satu dari Dua Cara Menanam Anggrek Bulan

Secara umum, Anda bisa menanam anggrek bulan dengan dua metode, yaitu menggunakan pot atau menempelkannya pada batang pohon.

1. Tanam Anggrek Bulan di Dalam Pot

Banyak penghobi memilih metode ini karena mereka dapat mengontrol kondisi tanaman dengan lebih mudah. Selain itu, mereka juga dapat memindahkan pot sesuai kebutuhan cahaya matahari.

Pertama, pilih pot yang sesuai dengan ukuran tanaman. Sebaiknya gunakan pot transparan agar Anda bisa memantau perkembangan akar dengan mudah. Selain pot transparan, Anda juga dapat memakai pot tanah liat, plastik, atau kayu yang memiliki lubang drainase.

Selanjutnya, siapkan media tanam yang mampu menjaga kelembapan sekaligus melancarkan sirkulasi udara. Anda dapat menggunakan:

  • Sabut kelapa
  • Arang kayu
  • Pecahan genting
  • Batu bara
  • Potongan pakis

Setelah itu, pilih bibit anggrek yang sehat. Anda bisa membeli bibit botolan atau bibit muda di toko pertanian.

Jika menggunakan bibit botolan, keluarkan bibit secara perlahan agar akarnya tidak rusak, lalu pindahkan ke dalam pot yang sudah berisi media tanam. Sementara itu, Anda dapat memindahkan bibit muda yang telah berumur sekitar tiga bulan ke pot berdiameter sekitar 15 sentimeter.

Baca Juga :  Cara Praktis Tanam Kentang di Karung Bekas

Berikutnya, lakukan repotting atau penggantian pot ketika tanaman mulai tumbuh besar. Gunakan satu pot untuk satu tanaman agar akar memperoleh ruang tumbuh yang cukup.

2. Tempelkan Anggrek pada Batang Pohon

Selain menggunakan pot, Anda juga bisa menanam anggrek bulan dengan cara menempelkannya pada batang pohon. Anggrek merupakan tanaman epifit yang secara alami tumbuh dengan menempel pada pohon tanpa mengambil nutrisi dari tanaman inangnya.

Caranya cukup sederhana. Ikat tanaman pada batang pohon menggunakan tali rafia, tali ijuk, atau tali plastik. Selanjutnya, biarkan akar tumbuh dan melekat sendiri pada permukaan batang pohon.

Dengan metode ini, akar memperoleh sirkulasi udara yang lebih baik sehingga tanaman dapat tumbuh lebih alami.

Rawat Anggrek Secara Rutin agar Rajin Berbunga

Setelah selesai menanam, lakukan perawatan secara rutin. Sebab, kualitas perawatan sangat menentukan pertumbuhan tanaman dan jumlah bunga yang dihasilkan.

Berikan Pupuk Secara Teratur

Daun anggrek menyerap nutrisi lebih efektif daripada akar. Oleh karena itu, semprotkan pupuk cair langsung ke permukaan daun.

Anda dapat menggunakan beberapa jenis pupuk berikut:

  • Pupuk NPK
  • Pupuk khusus anggrek
  • Dekastar sebagai pupuk pelepas lambat

Lakukan pemupukan satu hingga dua kali dalam seminggu pada pagi atau sore hari. Namun, hindari penyemprotan saat matahari sedang terik agar daun tidak mengalami luka bakar.

Selain itu, segera ganti media tanam apabila akar mulai memenuhi pot atau lumut tumbuh terlalu banyak.

Siram Tanaman Secukupnya

Selain memberi pupuk, Anda juga perlu mengatur penyiraman.

Jangan menyiram anggrek secara berlebihan. Anggrek bulan lebih menyukai media yang lembap daripada media yang basah. Jika media terlalu basah, akar akan mudah membusuk dan pertumbuhan tanaman akan terganggu.

Baca Juga :  InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Karena itu, gunakan sprayer agar air menyebar secara merata tanpa membuat media tergenang. Siram tanaman satu hingga dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Saat musim kemarau, Anda dapat menambah frekuensi penyiraman sesuai kondisi media tanam.

Gunakan air bersih dengan pH mendekati netral agar tanaman tetap tumbuh sehat.

Berikan Cahaya Matahari Secukupnya

Tidak hanya air dan pupuk, anggrek juga membutuhkan pencahayaan yang tepat.

Tempatkan anggrek di lokasi yang teduh karena tanaman ini tidak menyukai sinar matahari langsung sepanjang hari. Berikan paparan sinar matahari pagi dengan intensitas sekitar 20–30 persen.

Jika menanam anggrek di dalam ruangan, gunakan lampu khusus tanaman (grow light) agar proses fotosintesis tetap berlangsung optimal.

Ganti Media Tanam Saat Mulai Rusak

Seiring pertumbuhan tanaman, kondisi media tanam akan menurun. Karena itu, segera ganti media apabila Anda melihat tanda-tanda berikut:

  • Akar memenuhi pot.
  • Media tanam mulai lapuk.
  • Lumut tumbuh berlebihan.
  • Air sulit mengalir saat penyiraman.
  • Pertumbuhan tanaman melambat.

Mengganti media tanam secara berkala akan menjaga kesehatan akar sekaligus mengurangi risiko serangan jamur dan bakteri.

Tips agar Anggrek Bulan Cepat Berbunga

Agar anggrek tumbuh subur dan rajin berbunga, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan media tanam yang berpori.
  • Berikan sinar matahari pagi secara rutin.
  • Siram tanaman secukupnya.
  • Berikan pupuk sesuai dosis.
  • Jaga sirkulasi udara di sekitar tanaman.
  • Ganti media tanam setiap dua hingga tiga tahun atau ketika kualitasnya menurun.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, Anda dapat menumbuhkan anggrek bulan yang sehat, kuat, dan rajin berbunga. Perawatan yang konsisten akan menghasilkan tanaman dengan bunga yang indah sekaligus mempercantik rumah atau taman Anda.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT
Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci
Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga
Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah
Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal
Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah
Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat
Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal

Berita Terbaru

iPhone 18 Pro diprediksi mengalami kenaikan harga akibat kenaikan biaya memori.(Foto: 9to5Mac)

Teknologi

Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik US$100

Senin, 24 Agu 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat melakukan pertemuan bilateral.(Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Anwar Minta Prabowo Selamatkan Investasi Felda Rp10 Triliun

Senin, 24 Agu 2026 - 20:00 WIB

Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Rupiah Menguat, Harga Minyak Jadi Sentimen Pasar Hari Ini

Senin, 24 Agu 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam di Pegadaian mencapai Rp2,782 juta per gram pada Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tertinggi

Senin, 24 Agu 2026 - 18:00 WIB

Dokter gigi menjelaskan cara menjaga gigi dan gusi dari karang gigi.

Kesehatan

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Senin, 24 Agu 2026 - 17:00 WIB