Sungai Penuh , iNBrita.com — Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 0417/Kerinci. Upacara berlangsung di Lapangan Stadion Mini Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, pada Kamis 6 November 2025.
Brigjen Heri Purwanto memimpin langsung upacara penutupan. Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari Forkopimda, TNI-Polri, camat, OPD, dan masyarakat menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Brigjen Heri menegaskan bahwa TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui TMMD. Ia menjelaskan bahwa selama satu bulan, prajurit TNI bersama warga membuka akses jalan, membangun pintu air, memperbaiki rumah tidak layak huni, serta membuat sumur bor air bersih untuk masyarakat.
“TNI dan masyarakat bekerja bersama untuk membangun desa. Kami ingin hasil TMMD ini memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar Brigjen Heri.
Selain membangun infrastruktur, TNI juga menanam ratusan pohon di sekitar lokasi kegiatan. Brigjen Heri menjelaskan bahwa penghijauan menjadi bagian penting dari TMMD sebagai upaya menjaga keseimbangan alam.
“TNI tidak hanya membangun fisik, tapi juga menjaga alam. Menanam pohon berarti menjaga masa depan,” tegasnya.
Melalui TMMD, TNI juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti pembersihan pasar dan parit, pengelolaan sampah, penurunan stunting, ketahanan pangan, dan program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Semua kegiatan ini memperlihatkan komitmen TNI untuk melayani rakyat dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Usai upacara, Brigjen Heri bersama rombongan meninjau sumur bor hasil program TMAB. Ia memeriksa kualitas air dan berdialog dengan warga penerima manfaat. Brigjen Heri juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
“Sumber air hanya bisa terjaga jika lingkungannya hijau. Saya mengajak warga merawat fasilitas ini dan menanam lebih banyak pohon,” ucapnya.
TMMD ke-126 menunjukkan sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui program ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa bisa berjalan seiring dengan upaya menjaga alam agar tetap hijau dan lestari.














