DPD Golkar Panggil Fahrudin Diduga Hina Pekerja Bangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Fikar Azmi, memberikan pernyataan kepada wartawan terkait pemanggilan anggota DPRD Fahrudin yang diduga menghina pekerja bangunan saat sidak Pasar Beringin.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Fikar Azmi, memberikan pernyataan kepada wartawan terkait pemanggilan anggota DPRD Fahrudin yang diduga menghina pekerja bangunan saat sidak Pasar Beringin.

Sungai Penuh, iNBrita.com  — DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh akan memanggil anggota DPRD setempat, Fahrudin, karena diduga menghina para pekerja bangunan saat melakukan inspeksi mendadak di proyek pembongkaran Pasar Beringin.

Peristiwa itu terjadi ketika Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh melakukan peninjauan lapangan. Saat sidak berlangsung, Fahrudin terlihat emosional dan melontarkan ucapan bernada kasar kepada beberapa pekerja bangunan. Ucapan yang menyebut nama hewan itu menyinggung perasaan para pekerja dan memicu reaksi keras dari masyarakat.

Warga yang menyaksikan insiden tersebut menyampaikan kritik tajam di media sosial. Mereka menilai perilaku Fahrudin tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.
“Seharusnya beliau memberi contoh baik dan menghormati orang kecil,” tulis salah satu warga dalam komentar di media sosial.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Fikar Azmi, langsung menanggapi kejadian itu. Ia menegaskan bahwa partai tidak akan menutup mata terhadap perilaku kadernya yang dinilai mencoreng citra partai.

“Besok, Senin, kami akan memanggil saudara Fahrudin untuk dimintai klarifikasi. Hari ini juga, DPD Golkar akan mengeluarkan surat peringatan resmi,” kata Fikar Azmi, Minggu (18/10).

Fikar menambahkan, Partai Golkar berkomitmen menjaga marwah dan integritas partai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada para pekerja yang merasa tersinggung atas ucapan tersebut.

“Kami atas nama Partai Golkar Kota Sungai Penuh meminta maaf kepada masyarakat, terutama kepada para pekerja yang tersinggung. Kami akan memastikan kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Sementara itu, hingga Minggu malam, Fahrudin belum memberikan klarifikasi maupun permintaan maaf secara terbuka.

Desakan publik agar ia segera menyampaikan permintaan maaf terus meningkat, baik dari tokoh adat, pemuda, maupun masyarakat umum.

(*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan
Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029
Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi
UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak
Wako Alfin Perkuat Komitmen HAM Bersama Menteri Natalius Pigai
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi Perkuat Pengawasan
Diklatcab HIPMI Dorong Pengusaha Muda Tingkatkan Daya Saing
Wali Kota Alfin Hadiri Paripurna HUT ke-27 Sarolangun
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Bamus Jadwalkan PAW Anggota DPRD Sungai Penuh 2024–2029

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Wako Alfin Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UPTD PPA Sungai Penuh Dampingi Eksekusi Hak Asuh Anak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Wako Alfin Perkuat Komitmen HAM Bersama Menteri Natalius Pigai

Berita Terbaru

Foto sertifikat tanah milik almarhumah Sri Anteng Rahayu .

SUNGAI PENUH

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

 Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

Ekonomi

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi warga menggunakan masker di tengah kabut asap akibat karhutla.( Foto AI Inbrita)

Kesehatan

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB