Sungai Penuh, iNBrita.com — DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh akan memanggil anggota DPRD setempat, Fahrudin, karena diduga menghina para pekerja bangunan saat melakukan inspeksi mendadak di proyek pembongkaran Pasar Beringin.
Peristiwa itu terjadi ketika Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh melakukan peninjauan lapangan. Saat sidak berlangsung, Fahrudin terlihat emosional dan melontarkan ucapan bernada kasar kepada beberapa pekerja bangunan. Ucapan yang menyebut nama hewan itu menyinggung perasaan para pekerja dan memicu reaksi keras dari masyarakat.
Warga yang menyaksikan insiden tersebut menyampaikan kritik tajam di media sosial. Mereka menilai perilaku Fahrudin tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.
“Seharusnya beliau memberi contoh baik dan menghormati orang kecil,” tulis salah satu warga dalam komentar di media sosial.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Fikar Azmi, langsung menanggapi kejadian itu. Ia menegaskan bahwa partai tidak akan menutup mata terhadap perilaku kadernya yang dinilai mencoreng citra partai.
“Besok, Senin, kami akan memanggil saudara Fahrudin untuk dimintai klarifikasi. Hari ini juga, DPD Golkar akan mengeluarkan surat peringatan resmi,” kata Fikar Azmi, Minggu (18/10).
Fikar menambahkan, Partai Golkar berkomitmen menjaga marwah dan integritas partai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada para pekerja yang merasa tersinggung atas ucapan tersebut.
“Kami atas nama Partai Golkar Kota Sungai Penuh meminta maaf kepada masyarakat, terutama kepada para pekerja yang tersinggung. Kami akan memastikan kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Sementara itu, hingga Minggu malam, Fahrudin belum memberikan klarifikasi maupun permintaan maaf secara terbuka.
Desakan publik agar ia segera menyampaikan permintaan maaf terus meningkat, baik dari tokoh adat, pemuda, maupun masyarakat umum.
(*)









