Gejala Kanker Usus Besar yang Kerap Tak Disadari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anatomi usus besar manusia.

Ilustrasi anatomi usus besar manusia.

JAKARTA, iNBrita.com – Ahli gastroenterologi lulusan Harvard University, dr Saurabh Sethi, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala awal kanker usus besar atau kanker kolorektal.
Penyakit ini muncul ketika sel-sel ganas tumbuh di usus besar atau rektum. Dalam beberapa tahun terakhir, kasusnya semakin sering menyerang usia muda. Karena itu, masyarakat perlu melakukan deteksi dini agar pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Menurut laporan Times of India, berikut tanda-tanda kanker usus besar yang harus diwaspadai:


1. Darah pada Feses

Seseorang yang menemukan darah pada feses perlu segera memeriksakan diri ke dokter.
Kondisi ini menandakan adanya pendarahan di usus besar. Meski wasir juga bisa menyebabkan darah di feses, hanya pemeriksaan medis yang bisa memastikan penyebabnya.


2. Nyeri Perut yang Terus Menerus

Pasien yang sering merasakan nyeri, kram, atau kembung tanpa penyebab jelas kemungkinan mengalami pertumbuhan tumor di usus besar.
Tumor dapat menekan organ di sekitarnya dan menimbulkan rasa sakit yang tidak terkait dengan makanan atau buang air besar.
Jika rasa nyeri muncul berulang, segera lakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Wako Alfin Resmikan Kantor Camat Tingkatkan Pelayanan Publik

3. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab

Ketika berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas, tubuh kemungkinan sedang menghadapi gangguan serius seperti kanker usus besar.
Kanker membuat tubuh kehilangan nafsu makan, menghambat penyerapan nutrisi, dan meningkatkan penggunaan energi, sehingga berat badan menurun signifikan.


4. Kelelahan yang Tidak Berhenti

Banyak pasien kanker usus besar merasa terus-menerus lelah meski sudah cukup tidur.
Kelelahan ini muncul karena tubuh kehilangan darah perlahan dan mengalami anemia.
Kondisi tersebut membuat tubuh kekurangan energi untuk beraktivitas normal.


5. Kadar Zat Besi Rendah

Dokter sering menemukan kadar zat besi rendah pada pasien kanker usus besar, terutama pada wanita dan pria pascamenopause.
Tubuh kehilangan zat besi akibat pendarahan di saluran pencernaan.
Jika tes darah menunjukkan anemia tanpa penyebab yang jelas, dokter perlu melakukan kolonoskopi untuk memeriksa kondisi usus besar.

Baca Juga :  Ramadan Ajarkan Bijak Bermedia Sosial Digital

6. Buang Air Besar Tidak Tuntas

Sebagian pasien merasakan buang air besar tidak tuntas atau sensasi penuh di perut bagian bawah.
Gejala ini muncul karena tumor menyempitkan saluran usus dan menghambat keluarnya feses.
Pasien biasanya merasa harus mengejan terus-menerus saat buang air besar.
Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis sesegera mungkin.


7. Riwayat Keluarga

Orang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat kanker usus besar memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit yang sama.
Faktor genetik dapat memicu munculnya kanker bahkan sebelum usia 50 tahun.
Mereka yang memiliki riwayat keluarga sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah perkembangan penyakit sejak dini.


Kesimpulan

Kanker usus besar sering berkembang diam-diam tanpa gejala mencolok.
Dengan mengenali tanda-tanda awal dan memeriksakan diri secara rutin, masyarakat dapat menurunkan risiko komplikasi berat.
Tubuh selalu memberi sinyal — dengarkan dan tanggapi segera. Deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aturan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Tepat
Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang
Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit
Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes
Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya
8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari
Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke
BPOM Pastikan Terapi Nikotin Aman untuk Berhenti Merokok
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

Aturan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Tepat

Senin, 15 Juni 2026 - 03:00 WIB

Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:00 WIB

Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin melepas ribuan peserta Pawai Obor 1 Muharam 1448 H di Sungai Penuh. ( Foto Pemkot)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qurani Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:00 WIB

Foto Ilustrasi (Pexels)

Ekonomi

Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:00 WIB