Home / Kesehatan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:30 WIB

Gejala Kanker Usus Besar yang Kerap Tak Disadari

Ilustrasi anatomi usus besar manusia.

Ilustrasi anatomi usus besar manusia.

JAKARTA, iNBrita.com – Ahli gastroenterologi lulusan Harvard University, dr Saurabh Sethi, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala awal kanker usus besar atau kanker kolorektal.
Penyakit ini muncul ketika sel-sel ganas tumbuh di usus besar atau rektum. Dalam beberapa tahun terakhir, kasusnya semakin sering menyerang usia muda. Karena itu, masyarakat perlu melakukan deteksi dini agar pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Menurut laporan Times of India, berikut tanda-tanda kanker usus besar yang harus diwaspadai:


1. Darah pada Feses

Seseorang yang menemukan darah pada feses perlu segera memeriksakan diri ke dokter.
Kondisi ini menandakan adanya pendarahan di usus besar. Meski wasir juga bisa menyebabkan darah di feses, hanya pemeriksaan medis yang bisa memastikan penyebabnya.


2. Nyeri Perut yang Terus Menerus

Pasien yang sering merasakan nyeri, kram, atau kembung tanpa penyebab jelas kemungkinan mengalami pertumbuhan tumor di usus besar.
Tumor dapat menekan organ di sekitarnya dan menimbulkan rasa sakit yang tidak terkait dengan makanan atau buang air besar.
Jika rasa nyeri muncul berulang, segera lakukan pemeriksaan.

Baca juga :   Pengusaha AS Suntik Sel Bokong Demi Awet Muda

3. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab

Ketika berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas, tubuh kemungkinan sedang menghadapi gangguan serius seperti kanker usus besar.
Kanker membuat tubuh kehilangan nafsu makan, menghambat penyerapan nutrisi, dan meningkatkan penggunaan energi, sehingga berat badan menurun signifikan.


4. Kelelahan yang Tidak Berhenti

Banyak pasien kanker usus besar merasa terus-menerus lelah meski sudah cukup tidur.
Kelelahan ini muncul karena tubuh kehilangan darah perlahan dan mengalami anemia.
Kondisi tersebut membuat tubuh kekurangan energi untuk beraktivitas normal.


5. Kadar Zat Besi Rendah

Dokter sering menemukan kadar zat besi rendah pada pasien kanker usus besar, terutama pada wanita dan pria pascamenopause.
Tubuh kehilangan zat besi akibat pendarahan di saluran pencernaan.
Jika tes darah menunjukkan anemia tanpa penyebab yang jelas, dokter perlu melakukan kolonoskopi untuk memeriksa kondisi usus besar.

Baca juga :   Pemuda 20 Tahun Hilang Terbawa Arus Sungai Cikaniki

6. Buang Air Besar Tidak Tuntas

Sebagian pasien merasakan buang air besar tidak tuntas atau sensasi penuh di perut bagian bawah.
Gejala ini muncul karena tumor menyempitkan saluran usus dan menghambat keluarnya feses.
Pasien biasanya merasa harus mengejan terus-menerus saat buang air besar.
Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis sesegera mungkin.


7. Riwayat Keluarga

Orang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat kanker usus besar memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit yang sama.
Faktor genetik dapat memicu munculnya kanker bahkan sebelum usia 50 tahun.
Mereka yang memiliki riwayat keluarga sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah perkembangan penyakit sejak dini.


Kesimpulan

Kanker usus besar sering berkembang diam-diam tanpa gejala mencolok.
Dengan mengenali tanda-tanda awal dan memeriksakan diri secara rutin, masyarakat dapat menurunkan risiko komplikasi berat.
Tubuh selalu memberi sinyal — dengarkan dan tanggapi segera. Deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa.

(VVR*)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hidangan Lebaran tinggi kalori seperti opor, rendang, dan kue kering di meja makan

Kesehatan

Kebiasaan Lebaran Picu Kenaikan Berat Badan Berlebihan
Diagnosis GERD atau penyakit asam lambung pada dokumen medis

Kesehatan

Kebiasaan Sehari-hari Pemicu GERD yang Sering Diabaikan
Ilustrasi gula pasir sebagai pemanis alami dalam makanan

Kesehatan

Tagatose, Gula Alami Rendah Kalori Ramah Gula Darah
Ahli gizi Jepang Michiko Tomioka memegang buah apel segar, simbol gaya hidup sehat dan panjang umur.

Kesehatan

Lima Buah Rahasia Panjang Umur ala Jepang
Seorang wanita minum air hangat di pagi hari sebagai bagian dari rutinitas hidup sehat

Kesehatan

Tren Minum Air Hangat Pagi, Sehatkah Sebenarnya?
Awan gelap pekat menyelimuti langit Jakarta di atas deretan gedung pencakar langit.

Kesehatan

BMKG Peringatkan Sumatera Akibat Siklon Tropis Senyar
Tenaga kesehatan mengenakan APD saat merawat pasien flu H3N2 di ruang perawatan.

Kesehatan

Flu H3N2 Bermutasi Picu Lonjakan Kasus Global
Buah sawo matang dengan daging buah manis kaya nutrisi

Kesehatan

Manfaat Buah Sawo untuk Kesehatan dan Energi Tubuh