Jakarta, iNBrita.com – Pengusaha asal Amerika Serikat, Dave Asprey (51), berambisi untuk hidup hingga usia 180 tahun, dua kali lipat dari rata-rata harapan hidup di negaranya. Demi mencapai tujuan itu, ia menempuh berbagai cara ekstrem, termasuk menjalani prosedur “facial circumcision”, yaitu menyuntikkan sel dari bokong ke wajahnya.
Sebelum melakukan eksperimen tersebut, Dave mengaku pernah menjalani gaya hidup yang sangat tidak sehat. Kini hidupnya berfokus pada pola makan bergizi, kebugaran, dan konsumsi suplemen. Namun, di masa mudanya ia sempat mengalami brain fog, radang sendi, dan pra-diabetes.
“Aku memiliki kulit berlebih sebesar setengah handuk karena kelebihan berat badan di masa muda. Aku tidak suka memilikinya,” ujar Dave, seperti dikutip dari Lad Bible, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, mengencangkan kulit tidak cukup jika jumlah kulit berlebih masih banyak, sehingga ia memilih menjalani prosedur tersebut.
Dave melakukan operasi itu di klinik pengobatan regeneratif di Kosta Rika. Dalam prosedur itu, dokter mengangkat 28 inci persegi (sekitar 180,64 cm persegi) kulit dari wajahnya, lalu menyuntikkan lemak dan sel punca dari bokongnya ke wajah untuk mempercepat pemulihan.
Banyak orang menilai tindakannya terlalu ekstrem. Namun Dave yakin bahwa perawatan anti-penuaan seperti ini akan menjadi hal umum di masa depan, sehingga ia tidak terganggu oleh komentar orang lain.
“Semua orang nantinya akan menjalani perawatan anti-penuaan. Saya yakin banyak orang berusia di bawah 40 tahun saat ini akan hidup lebih dari 100 tahun,” tandasnya.
(VVR)













