Pengusaha AS Suntik Sel Bokong Demi Awet Muda

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha Amerika Serikat Dave Asprey menjalani prosedur facial circumcision demi mencapai target hidup hingga 180 tahun.

Pengusaha Amerika Serikat Dave Asprey menjalani prosedur facial circumcision demi mencapai target hidup hingga 180 tahun.

Jakarta, iNBrita.com – Pengusaha asal Amerika Serikat, Dave Asprey (51), berambisi untuk hidup hingga usia 180 tahun, dua kali lipat dari rata-rata harapan hidup di negaranya. Demi mencapai tujuan itu, ia menempuh berbagai cara ekstrem, termasuk menjalani prosedur “facial circumcision”, yaitu menyuntikkan sel dari bokong ke wajahnya.

Sebelum melakukan eksperimen tersebut, Dave mengaku pernah menjalani gaya hidup yang sangat tidak sehat. Kini hidupnya berfokus pada pola makan bergizi, kebugaran, dan konsumsi suplemen. Namun, di masa mudanya ia sempat mengalami brain fog, radang sendi, dan pra-diabetes.

Baca Juga :  Manfaat Air Kelapa dan Cara Minum Optimal

“Aku memiliki kulit berlebih sebesar setengah handuk karena kelebihan berat badan di masa muda. Aku tidak suka memilikinya,” ujar Dave, seperti dikutip dari Lad Bible, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, mengencangkan kulit tidak cukup jika jumlah kulit berlebih masih banyak, sehingga ia memilih menjalani prosedur tersebut.

Dave melakukan operasi itu di klinik pengobatan regeneratif di Kosta Rika. Dalam prosedur itu, dokter mengangkat 28 inci persegi (sekitar 180,64 cm persegi) kulit dari wajahnya, lalu menyuntikkan lemak dan sel punca dari bokongnya ke wajah untuk mempercepat pemulihan.

Baca Juga :  Manfaat Air Kelapa dan Waktu Terbaik Minum Ramadan

Banyak orang menilai tindakannya terlalu ekstrem. Namun Dave yakin bahwa perawatan anti-penuaan seperti ini akan menjadi hal umum di masa depan, sehingga ia tidak terganggu oleh komentar orang lain.

“Semua orang nantinya akan menjalani perawatan anti-penuaan. Saya yakin banyak orang berusia di bawah 40 tahun saat ini akan hidup lebih dari 100 tahun,” tandasnya.

(VVR)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB