Jakarta , iNBrita.com — Todd Howard, bos Bethesda Game Studios, menyatakan bahwa GTA 6 kemungkinan akan rilis lebih dulu dibanding The Elder Scrolls 6 (TES 6). Ia mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Power Unlimited saat premiere Fallout Season 2 pada 3 Desember 2025. Howard menjagokan GTA 6 karena Rockstar Games menghadirkan dunia game yang hidup dan realistis. Rockstar membuat NPC bergerak dan beraktivitas sendiri, meski pemain tidak mengontrolnya. Menurut Howard, studio ini menetapkan standar open world yang sulit ditandingi pengembang lain.
TES 6 tetap menjadi misteri. Bethesda mengumumkan game ini pertama kali pada E3 2018 melalui teaser logo. Studio itu tidak menampilkan gameplay atau trailer tambahan. Selama tujuh tahun, Bethesda tidak memberi update besar terkait pengembangan game. Dokumen persidangan FTC vs Microsoft menyebut rilis paling cepat pada 2026, tetapi analis menilai studio lebih realistis merilis pada 2027–2028. Pernyataan Howard memperkuat dugaan bahwa TES 6 tidak akan hadir dalam waktu dekat.
Rockstar Games menetapkan GTA 6 rilis pada 19 November 2026. Mereka mengumumkan bahwa pemain akan menjelajahi kembali Vice City versi modern di negara fiksi Leonida. Rockstar meminta maaf karena menunda rilis sebelumnya dan menekankan bahwa mereka membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan game dengan kualitas terbaik.
Penundaan rilis bukan hal baru. Beberapa game besar, termasuk Hollow Knight: Silksong, juga tertunda bertahun-tahun sebelum studio mengonfirmasi rilis. Namun, GTA 6 memimpin hype global karena Rockstar menetapkan jadwal rilis jelas. TES 6 tetap menjadi game yang dinanti, tetapi studio belum menentukan tanggal rilis.
Penggemar Bethesda harus menunggu update resmi dari Microsoft. Mereka bisa bersiap menyambut era baru Vice City modern saat Rockstar meluncurkan GTA 6 pada November 2026. (ES*)














