Lonjakan Harga Usai Tren Pelemahan
Jakarta, iNBrita.com – Harga emas Antam hari ini melonjak tajam setelah sebelumnya melemah selama sepekan terakhir. Harga emas Antam 24 karat naik Rp 30.000 per gram, sehingga kini mencapai Rp 2.803.000 per gram.
Rincian Harga dari Berbagai Ukuran
Mengutip situs Logam Mulia Antam pada Senin (25/5/2026), penjual mematok harga emas terkecil ukuran 0,5 gram di Rp 1.451.500. Sementara itu, mereka menjual emas 10 gram seharga Rp 27.525.000. Untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg), harga mencapai Rp 2.743.600.000.
Pergerakan Harga dalam Sepekan dan Sebulan
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak naik tipis dari kisaran Rp 2.765.000 hingga Rp 2.803.000 per gram. Selain itu, dalam sebulan terakhir, harga emas tercatat berada di rentang Rp 2.760.000 hingga Rp 2.859.000 per gram.
Harga Buyback Ikut Menguat
Di sisi lain, harga buyback juga meningkat Rp 35.000 per gram menjadi Rp 2.612.000 per gram. Harga buyback ini berlaku saat masyarakat menjual kembali emas kepada Antam.
Ketentuan Pajak Buyback
Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi buyback di atas Rp 10.000.000. Petugas akan langsung memotong pajak tersebut dari total nilai transaksi saat proses buyback berlangsung.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
- Penjual menawarkan emas 0,5 gram seharga Rp 1.451.500
- Penjual menetapkan harga emas 1 gram di Rp 2.803.000
- Penjual menjual emas 2 gram seharga Rp 5.546.000
- Penjual memasarkan emas 3 gram di Rp 8.294.000
- Penjual menawarkan emas 5 gram seharga Rp 13.790.000
- Penjual menjual emas 10 gram di Rp 27.525.000
- Penjual mematok emas 25 gram seharga Rp 68.687.000
- Penjual menawarkan emas 50 gram di Rp 137.295.000
- Penjual menjual emas 100 gram seharga Rp 274.512.000
- Penjual menetapkan emas 250 gram di Rp 686.015.000
- Penjual menawarkan emas 500 gram seharga Rp 1.371.820.000
- Penjual menjual emas 1.000 gram di Rp 2.743.600.000
Dengan kenaikan ini, harga emas Antam kembali menarik perhatian pelaku pasar dan investor.









