Kerinci, iNBrita.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Bencana yang terjadi saat warga bersiap menjalankan salat Magrib itu merusak puluhan rumah dan menumbangkan sejumlah pohon.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto Rendah. Akibatnya, hembusan angin yang datang secara tiba-tiba menerbangkan atap rumah warga, sementara beberapa pohon tumbang hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Saat kejadian berlangsung, suasana berubah panik. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri ketika angin berputar disertai suara gemuruh melintas di kawasan permukiman.
Di sisi lain, sejumlah warga sempat merekam detik-detik bencana tersebut. Rekaman video yang kemudian beredar di media sosial memperlihatkan atap rumah terangkat dan beterbangan, sedangkan pepohonan roboh akibat kuatnya terpaan angin.
Tak lama setelah menerima laporan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kerinci, Awang Syujandi, mengatakan tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan asesmen.
Sementara itu, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 30 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya, 22 unit rumah berada di Desa Tutung Bungkuk dan delapan unit rumah di Desa Koto Rendah.
“Pendataan masih berlangsung karena kejadian terjadi menjelang malam. Tim masih berada di lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan dan dampak lainnya,” kata Awang.
Lebih lanjut, Awang menjelaskan BPBD bersama unsur terkait terus melakukan asesmen agar data kerusakan dapat segera diselesaikan.









