Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati level Rp 18.100 pada perdagangan hari ini.(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati level Rp 18.100 pada perdagangan hari ini.(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Jakarta, iNBrita.com – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali melanjutkan tren penguatan terhadap rupiah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Pergerakan ini membawa mata uang Paman Sam mendekati level Rp 18.100 dan terus menekan rupiah di pasar.

Dolar AS Dibuka Menguat

Data Bloomberg menunjukkan dolar AS langsung menguat 0,41% ke posisi Rp 18.082 pada pukul 09.05 WIB. Pelaku pasar mendorong kenaikan ini setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (23/7/2026), dolar AS sudah ditutup di level Rp 18.009. Tren ini memperlihatkan kepercayaan pasar yang masih kuat terhadap dolar AS.

Proyeksi Pergerakan Hari Ini

Pelaku pasar memperkirakan dolar AS akan bergerak dalam kisaran Rp 18.063 hingga Rp 18.087 sepanjang hari ini. Rentang tersebut menunjukkan bahwa dolar tetap stabil dalam tren naik, sekaligus menandakan tekanan yang masih membayangi rupiah di pasar valuta asing.

Penguatan Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, dolar AS berhasil menguat hingga 8,41% terhadap rupiah. Kinerja ini mencerminkan dominasi dolar AS di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investor terus menjadikan dolar sebagai aset yang lebih aman dibandingkan mata uang lainnya.

Dolar AS Menguat terhadap Mata Uang Global

Juga memperlihatkan kekuatan terhadap berbagai mata uang utama dunia. Dolar menguat 0,04% terhadap euro (EUR), naik 0,05% terhadap pound sterling (GBP), dan bertambah 0,03% terhadap dolar Australia (AUD). Selain itu, dolar AS juga mencatat kenaikan tipis 0,02% terhadap yen Jepang (JPY).

Tidak Seragam di Semua Mata Uang

Meski mendominasi, dolar AS tidak menguat terhadap semua mata uang. Dolar bergerak stagnan terhadap franc Swiss (CHF), yang sering dianggap sebagai aset safe haven. Selain itu, dolar AS justru melemah 0,05% terhadap dolar Kanada (CAD), menunjukkan adanya variasi pergerakan di pasar global.

Sentimen Pasar Masih Positif

Secara keseluruhan, pelaku pasar masih menilai ekonomi Amerika Serikat cukup kuat sehingga terus mendorong penguatan dolar AS. Kondisi ini membuat rupiah menghadapi tekanan yang berkelanjutan dan menuntut upaya stabilisasi agar tetap terjaga di tengah gejolak eksternal.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136
IHSG Anjlok 2,64%, Investor Asing Tarik Dana Rp 5,5 Triliun
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS
Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Simak Rinciannya
Rupiah Menguat Hari Ini, Simak Prediksi Nilai Tukar Terbaru
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 29 Oktober
The Fed Tahan Suku Bunga, Inflasi AS Membayangi Pasar
Harga Emas Dunia Melemah, Minyak Picu Inflasi AS
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:00 WIB

IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 2,64%, Investor Asing Tarik Dana Rp 5,5 Triliun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Simak Rinciannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Rupiah Menguat Hari Ini, Simak Prediksi Nilai Tukar Terbaru

Berita Terbaru

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB

Lahan gambut yang menjadi fokus restorasi untuk mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Nasional

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi suasana Jazirah Arab pada masa awal Islam, menggambarkan latar sejarah perjuangan Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah.

Khasanah

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi teh kemasan berbusa saat aksi demo. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:00 WIB