JAMBI, iNBrita.com — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bungo pada Rabu (13/5/2026) siang memicu bencana tanah longsor di wilayah Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal.
Pada awalnya, kondisi di kawasan tersebut berjalan normal. Namun, secara tiba-tiba, lereng di Jalan Tanah Tumbuh runtuh dan material tanah bercampur lumpur meluncur deras ke arah rumah warga. Akibatnya, material longsor menimbun satu keluarga yang berada di dalam rumah.
Warga sekitar melakukan upaya pertolongan seadanya di tengah hujan yang masih turun. Akan tetapi, kondisi tanah yang masih labil membatasi proses evakuasi awal.
Tim SAR Gabungan Bergerak ke Lokasi
Tidak lama kemudian, tim gabungan dari Pos SAR Bungo, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, dan relawan mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, tim gabungan melakukan pencarian dan evakuasi korban secara terpadu.
Komandan Tim Pos SAR Bungo, M. Andri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal dari Kabag Ops Polres Bungo, AKP BM Pasaribu sekitar pukul 13.35 WIB. Setelah itu, tim bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Di sisi lain, petugas menghadapi kondisi tanah yang masih bergerak sehingga evakuasi berlangsung sangat hati-hati. Oleh karena itu, tim gabungan menggunakan prosedur keselamatan ketat untuk mencegah longsor susulan.
Selain itu, petugas mengoperasikan berbagai peralatan seperti rescue car, rescue truck, dan drone thermal untuk memantau area dari udara. Dengan demikian, tim meningkatkan efektivitas pencarian korban.
Tim SAR berhasil mengevakuasi korban longsor
Secara bertahap, petugas menemukan para korban dari timbunan material longsor. Suryani (40) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meski tubuhnya penuh lumpur.
Namun demikian, tim menemukan RE (4) dalam kondisi kritis. Kemudian, petugas membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis segera.
Sayangnya, petugas menemukan AR (11) dalam keadaan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Akibat kejadian tersebut, keluarga korban menangis histeris saat proses evakuasi berlangsung di lokasi.
“Korban meninggal dunia sudah kami serahkan kepada pihak keluarga,” ujar M. Andri.
Petugas meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Oleh karena itu, BPBD dan tim SAR Bungo mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, petugas meminta warga segera mengungsi jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau hujan deras berkepanjangan.









