Serangan AS-Israel Picu Harga Emas dan minyak Melejit
Jakarta, iNBrita.com — Emas Minyak Melonjak . AS dan Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026), memicu lonjakan emas global. Spot emas menembus 5.278 dolar AS per ons, sementara Januari sempat mencetak rekor hampir 5.608 dolar AS, menandai transisi volatilitas pasar.
Investor Beralih ke Safe Haven
Ketegangan geopolitik meningkatkan premi risiko, memaksa investor melakukan transisi ke aset aman seperti emas dan perak. Kepala Ekonom First Seafront Fund, Yang Delong, memperkirakan harga emas akan naik saat perdagangan Senin dibuka.
Minyak Menguat karena Kekhawatiran Pasokan
Harga minyak Brent naik karena gangguan pasokan. Beberapa perusahaan menghentikan sementara pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur yang membawa sepertiga ekspor minyak global. Risiko serangan Iran ke fasilitas Teluk bisa mendorong harga minyak menembus 130 dolar AS per barel, menandai transisi pasar energi menuju level historis.
Sektor Saham Mengikuti Pergeseran Strategi
Fu Yifu dari Jiangsu Su Merchants Bank menilai konflik ini mendorong transisi kenaikan di sektor minyak & gas, logam mulia, pertahanan, militer, dan batu bara, seiring investor menyesuaikan strategi portofolio terhadap risiko baru.
(eny)














