Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah Amerika Serikat berencana memberi insentif besar kepada warga Greenland agar mereka bersedia berpisah dari Denmark dan bergabung dengan AS. Penasihat Gedung Putih telah membahas pemberian satu kali antara USD 10.000 hingga USD 100.000 per penduduk. Jika angka maksimal dipilih, totalnya mencapai hampir USD 6 miliar untuk seluruh 57.000 warga Greenland.
AS mendorong rencana ini untuk memperkuat pengaruhnya di kawasan Arktik yang kaya mineral dan strategis secara geopolitik. Namun, Denmark dan Greenland menolak gagasan itu dan menegaskan bahwa wilayah tersebut tidak untuk dijual.
Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, mengecam ide aneksasi dan menegaskan bahwa keputusan tentang masa depan Greenland hanya milik warganya sendiri.
Beberapa negara Eropa dan anggota NATO menentang proposal AS. Mereka menegaskan bahwa Greenland dan Denmark harus membuat keputusan tentang wilayah mereka sendiri tanpa tekanan dari pihak manapun.
Negara-negara Eropa menyerukan sekutu NATO, termasuk AS, untuk menjaga keamanan Arktik sambil tetap menghormati kedaulatan Denmark dan Greenland.
(vvr)














