Pemkab Kerinci Mempercepat Transformasi Digital
Kerinci , iNBrita.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kominfo Kerinci menyelenggarakan kegiatan ini untuk mengukur sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan. Selain itu, pemerintah daerah juga mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara terintegrasi.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada tim asesmen dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Tim tersebut dipimpin oleh Direktur Akselerasi Digitalisasi Pemerintah Daerah, Aris Kurniawan beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa asesmen ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kerinci untuk mempercepat transformasi digital birokrasi.
Monadi menegaskan bahwa digitalisasi tidak lagi menjadi pilihan, tetapi sebuah keharusan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong seluruh perangkat untuk menghadirkan layanan yang cepat, transparan, efektif, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi.
Pemkab Mengubah Pola Kerja Birokrasi
Selain itu, Monadi menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya menghadirkan aplikasi atau sistem elektronik. Pemerintah daerah juga mengubah pola kerja birokrasi secara menyeluruh, dari sistem manual menjadi digital, dari sistem terpisah menjadi terintegrasi, serta dari pelayanan administratif menjadi pelayanan yang berorientasi pada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Monadi memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci mencatat Indeks SPBE tahun 2025 sebesar 2,35. Capaian ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih memiliki ruang yang luas untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Ia juga menegaskan bahwa tim asesmen tidak hanya menilai, tetapi juga memberikan rekomendasi konstruktif. “Dengan demikian, kami terus mendorong peningkatan indeks SPBE Kabupaten Kerinci ke depan,” ujarnya.
Kementerian Mendorong Penguatan SPBE
Selanjutnya, Aris Kurniawan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan. Ia menilai Kerinci secara aktif meningkatkan kualitas layanan publik berbasis teknologi.
Aris juga menegaskan bahwa timnya memberikan pendampingan serta rekomendasi strategis agar implementasi SPBE di Kerinci berjalan lebih kuat. Dengan demikian, ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara nyata.
Selain itu, ia menekankan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus memperkuat sinergi, terutama dalam pengembangan SDM, infrastruktur digital, dan integrasi sistem layanan.
Pemkab Mendorong Keterbukaan dan Kolaborasi
Kemudian, Bupati Monadi meminta seluruh perangkat daerah menyampaikan kondisi kesiapan digital secara terbuka dan objektif. Ia juga memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kapasitas SDM sebagai kunci keberhasilan transformasi digital.
Lebih lanjut, Monadi menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi eksisting, tantangan, serta langkah strategis yang harus pemerintah ambil. Dengan demikian, Pemkab Kerinci mempercepat transformasi digital secara lebih terarah.
Ia juga kembali menegaskan dukungan dari tim asesmen Kementerian Kominfo Digital RI. “Dengan demikian, kami meningkatkan implementasi SPBE dan memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Pemkab Melibatkan Tenaga Ahli
Di sisi lain, kegiatan ini melibatkan tenaga ahli, antara lain Prof. Dr. Harya Damar Widiputra, ST., M.Kom., IPM dari Fakultas Teknologi Informasi Perbanas Institute serta Binti Azizatun Nafi’ah, S.IAN., MPA., pakar Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada.
Akhirnya, kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, para staf ahli dan asisten, jajaran perangkat daerah, kepala bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Kerinci, serta perwakilan Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.
(vvr)









