Home / Nasional

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kakeibo, Metode Menabung Ala Jepang yang Efektif

Foto: Infografis/ Utang RI/ Edward Ricardo

Foto: Infografis/ Utang RI/ Edward Ricardo

Kakeibo: Seni Menabung Ala Jepang yang Kembali Populer

Jakarta, iNBrita.com  – Di tengah tren gaya hidup konsumtif, metode menabung tradisional Jepang, Kakeibo, kembali menjadi perhatian publik. Pertama kali diperkenalkan oleh jurnalis Makoto Hani pada tahun 1944, metode ini kembali populer setelah Fumiko Chiba menulis buku Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money pada 2017. Kakeibo dianggap efektif untuk membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih bijak.

Prinsip Dasar Kakeibo

Kakeibo mengajarkan kita untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan secara rutin. Metode ini menekankan pencatatan manual, bukan digital, sehingga proses menulis menjadi reflektif dan membuat kita lebih sadar terhadap kebiasaan belanja.

Pertanyaan Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan membeli sesuatu, Kakeibo menyarankan kita menanyakan beberapa hal:

  1. Apakah saya benar-benar membutuhkan barang ini?

  2. Apakah kondisi keuangan saya memungkinkan untuk membelinya?

  3. Apakah saya akan benar-benar menggunakannya?

  4. Apakah saya memiliki tempat untuk menyimpannya?

  5. Dari mana saya menemukan barang ini?

  6. Bagaimana kondisi emosi saya saat ini?

  7. Bagaimana perasaan saya jika membeli barang ini, dan berapa lama perasaan itu bertahan?

Baca juga :   Jelang Keputusan MK, Alfin Apresiasi Dukungan Masyarakat

Cara Menabung Ala Kakeibo

  1. Catat seluruh pemasukan
    Tuliskan semua pemasukan setiap awal bulan, baik gaji rutin maupun penghasilan tambahan.

  2. Nabung terlebih dahulu
    Sisihkan uang untuk tabungan sebelum mengalokasikan sisa ke pengeluaran.

  3. Alokasikan ke empat kategori pengeluaran

    • Survival: kebutuhan pokok seperti makan, tagihan, cicilan.

    • Optional: kebutuhan sekunder seperti hiburan atau makan di luar.

    • Culture: pengeluaran untuk menambah wawasan, misalnya buku, film, atau majalah.

    • Extra: pengeluaran lainnya, misalnya kado ulang tahun atau uang melayat.

  4. Tunggu 24 jam sebelum membeli
    Memberi waktu untuk memastikan apakah pembelian benar-benar diperlukan atau hanya impuls sesaat.

  5. Cek saldo rekening secara rutin
    Membantu kita tetap fokus mengontrol pengeluaran dan menyesuaikan pengelolaan uang.

  6. Pasang pengingat di dompet
    Tulisan seperti “Apakah kamu BENAR-BENAR membutuhkan barang ini?” membuat kita selalu sadar sebelum berbelanja.

  7. Bertransaksi dengan uang tunai
    Cara ini membuat kita lebih sadar dengan jumlah pengeluaran dibandingkan menggunakan kartu debit atau kredit.

Baca juga :   Kemnaker Dorong Peran Swasta Perkuat Jaminan Sosial Nasional

Manfaat Kakeibo

  • Memangkas pengeluaran hingga 25%.

  • Mempercepat akumulasi tabungan.

  • Membentuk kebiasaan berbelanja yang bijak dan reflektif.

  • Meningkatkan kesadaran finansial individu di era konsumsi tinggi.

(eny)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Yamaha WR155 R 2026 dengan grafis baru dan desain bodi lebih agresif

Nasional

Yamaha WR155 R Dapat Penyegaran Grafis 2026
Seorang jamaah bersiap berangkat umrah di Bandara Soekarno-Hatta, menggenggam paspor dengan seragam biru laut.

Nasional

Umrah Mandiri Uji Kesiapan Regulasi dan Perlindungan Jamaah

Nasional

Tak Bisa Hadiri Pernikahannya, Karena Dipenjara, Pengganti Agus Sebilah Keris
Ahmad Sahroni dalam unggahan Instagram pribadinya.

Nasional

Polisi Tangkap KPK Gadungan Peras Ahmad Sahroni
Seorang pejabat bidang pendidikan berbicara dalam acara resmi di Jakarta dengan latar lambang kementerian pendidikan.

Nasional

Kemendikdasmen Pimpin Survei Kinerja Kementerian 2025
Khairun Nisyah viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam unggahan media sosial Facebook.

Nasional

Nisya Dapat Sekolah Pramugari Gratis Usai Viral

Nasional

Hasil Sidang Isbat Idul Adha 2025 Jatuh 6 Juni
Eng Hian memberikan keterangan soal rotasi pelatih ganda putra PBSI di Pelatnas Cipayung.

Nasional

PBSI Segarkan Pelatih Ganda Putra Pelatnas