Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot

Kejagung mengungkap dugaan mark up pengadaan motor listrik, tablet, sepatu, dan televisi dalam program MBG serta menetapkan tiga eks pejabat BGN sebagai tersangka.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dadan Hindayana ditahan Kejagung (Andhika Prasetia/detikFoto)

Dadan Hindayana ditahan Kejagung (Andhika Prasetia/detikFoto)

Jakarta, iNBrita.com  – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025–2026. Sejumlah pengadaan bernilai besar, mulai dari motor listrik, sepatu, tablet hingga televisi, diduga tidak sesuai kebutuhan program dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Sementara itu, Kejagung menetapkan tiga mantan pejabat BGN sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Ketiganya yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochammad Jeffry, ketiga tersangka mengarahkan proses pengadaan dengan mengintervensi pejabat pembuat komitmen (PPK). Akibatnya, PPK menyusun kerangka acuan kerja (KAK) yang tidak mengacu pada kebutuhan riil pelaksanaan program MBG.

Pengadaan Motor Listrik dan Sepatu Jadi Sorotan

Penyidik menyoroti pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan nilai kontrak lebih dari Rp1 triliun. Namun, PT YAT tetap memenangkan proyek tersebut meski tidak memiliki jaringan dealer maupun bengkel aktif yang memadai.

Selain itu, penyidik menemukan dugaan mark up dalam pengadaan 32 ribu pasang sepatu. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pihak terkait menjalankan pengadaan tersebut tanpa mengikuti ketentuan yang berlaku dalam program MBG.

Kejagung menilai sejumlah pengadaan tersebut tidak mencerminkan kebutuhan utama program yang berfokus pada pelayanan pemenuhan gizi masyarakat.

Tak hanya motor listrik dan sepatu, BGN juga mengadakan perangkat elektronik dalam jumlah besar. Pengadaan tersebut mencakup 31.994 unit tablet dan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci. Penyidik menduga para pelaku menggelembungkan harga pengadaan perangkat elektronik tersebut.

Karena itu, Kejagung menyimpulkan bahwa rangkaian pengadaan tersebut berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar.

Penunjukan Yayasan Mitra SPPG Ikut Disorot

Di sisi lain, penyidik juga mengungkap dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Meski tidak memenuhi syarat, yayasan-yayasan tersebut tetap lolos verifikasi pada portal Mitra BGN. Penyidik menduga para tersangka memberikan perlakuan khusus sehingga yayasan yang terafiliasi dapat mengikuti program tersebut. Selain memperoleh dana miliaran rupiah setiap hari, yayasan tersebut juga berpotensi menerima aliran dana hingga triliunan rupiah setiap tahun.

Kejagung Masih Kembangkan Penyidikan

Sementara proses hukum terus berjalan, Kejagung masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026.

Karena itu, penyidik membuka peluang untuk menetapkan tersangka baru apabila menemukan alat bukti yang cukup.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB